Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilgub Sulut 2024

Layanan Kesehatan di Kepulauan Jadi Atensi Paslon Cagub Sulut Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh

Layanan kesehatan di kepulauan, menjadi atensi calon gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
HO
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh kembali menyala dalam debat Pilgub Sulut 2024.

Keduanya tampil prima, menguasai materi serta tampil memukau dalam debat kedua di Wale Ne Tou Tondano Minahasa, Kamis (24/10/2024).

Layanan kesehatan di kepulauan, menjadi atensi calon gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw untuk meramu kebijakan yang pro terhadap masyarakat.

“Undang undang sudah memerintahkan kita 10 persen untuk anggaran kesehatan. Kalau boleh 30 sampai 40 persen silahkan,” ujar Kandouw.

Paslon yang mengatasnamakan “Berkat” ini pun menjelaskan, pelayanan kesehatan secara menyeluruh harus mempunyai tiga prinsip.

“Prinsip kesehatan preventif, promotif dan akuratif harus betul kita lacak untuk ketiga anggaran tadi. Termasuk inklusi kesehatan, bagaimana kita berupaya mendapatkan universal coverage untuk masyarakat,” jelas paslon nomor urut tiga ini.

Kandouw yang berpasangan dengan Alfred Denny Tuejeh (ADT) menambahkan, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada mekanisme kuantitatif tapi kualitatif.

Olehnya, pemerataan layanan kesehatan di kepulauan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur saja.

“Pemerataan kesehatan di kepulauan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tapi melainkan mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan, agar mampu diakses oleh masyarakat,” tambah Kandouw.

“Transformasi kesehatan baik layanan primer, layanan rujukan, peningkatan sdm masyarakat kepulauan, sistem ketahanan kesehatan, dan teknologi kesehatan,” sambungnya.

Menurut Kandouw, rumah sakit di Sulut telah dibuktikan baik dari pelayanan dan teknologi yang mumpuni. Bahkan hal ini telah dibuktikan dengan adanya rumah sakit tematik.

“Dari segi teknologi cukup bagus, bahkan kita sudah mendirikan rumah sakit tematik ibu dan anak, jiwa dan mata,” kata Kandouw, sembari mengungkapkan mimpinya untuk menjadikan Sulut sebagai health tourism. (Art)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved