Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabinet Merah Putih

Sosok Natalius Pigai, Pejuang Ham Asal Papua yang Diangkat Prabowo Jadi Menteri Hak Asasi Manusia

Natalius Pigai, seorang aktivis HAM asal Papua Tengah, diangkat sebagai Menteri HAM dalam kabinet yang diumumkan di Istana Negara.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Istimewa/HO
Sosok Natalius Pigai, Pejuang Ham Asal Papua yang Diangkat Prabowo Jadi Menteri Hak Asasi Manusia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Natalius Pigai kini menjadi sorotan setelah penunjukannya sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Presiden Republik Indonesia 2024-2029, Prabowo Subianto

Penunjukan ini diumumkan Prabowo dalam konferensi kabinet pemerintahan yang dinamai "Kabinet Merah Putih." "Natalius Pigai SIP, Menteri Hak Asasi Manusia," kata Prabowo saat pengumuman di Istana, Jakarta, pada Minggu malam (20/10/2024).

Natalius Pigai, seorang aktivis HAM asal Papua Tengah, diangkat sebagai Menteri HAM dalam kabinet yang diumumkan di Istana Negara.

Ia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam memperjuangkan hak asasi manusia, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat Papua.

Lahir pada 25 Desember 1975 di Kabupaten Paniai, Natalius memiliki pengalaman luas sebagai pembela HAM.

Sosok Budi Gunawan, Mantan Ajudan Megawati yang Ditunjuk Presiden Prabowo Jadi Menko Polkam

Ia pernah menjabat sebagai anggota Komnas HAM dari tahun 2012 hingga 2017 dan dikenal aktif dalam menyuarakan isu-isu penting yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat Papua.

Pengumuman susunan Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Natalius Pigai yang lahir di Paniai, Papua Tengah, pada 25 Desember 1975, adalah salah satu tokoh yang dikenal kritis dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Sejak usia muda, Pigai sudah menunjukkan tekad kuat dalam membela hak-hak masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang terpinggirkan.

Pigai adalah lulusan Sekolah Tinggi Pemerintah Masyarakat Desa di Yogyakarta, tempat ia memperoleh gelar Sarjana Ilmu Pemerintah (S.I.P.).

Selain menempuh pendidikan formal, Pigai juga rajin memperkaya pengetahuannya melalui berbagai pelatihan dan pendidikan non-formal.

Pada 2003, ia mengambil pendidikan statistika di Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikannya sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2005.

Pigai juga menyelesaikan pendidikan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara pada 2010-2011.

Karier profesional Pigai dimulai sebagai staf khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dari tahun 1999 hingga 2004.

Selama periode tersebut, ia terlibat dalam berbagai isu penting, termasuk sebagai moderator dialog interaktif di TVRI dari 2006 sampai 2008.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved