Cewek Manado
Cewek Manado Syelly Kezia Toar Ingin Jadi Content Creator Sukses, Ini Tujuannya
Pasalnya, selain penghasilannya cukup menjanjikan ketika telah memiliki banyak followers, jadi content creator otomatis terkenal.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Content creator saat ini telah menjadi profesi yang digandrungi banyak anak muda.
Pasalnya, selain penghasilannya cukup menjanjikan ketika telah memiliki banyak followers, jadi content creator otomatis terkenal.
Hal itu lah yang membuat banyak anak muda ingin belajar menjadi content creator.
Baca juga: Cewek Manado Marshanda Imanuella Bercita-cita Jadi Notaris, Ingin Melayani Masyarakat
Termasuk cewek manado bernama lengkap Syelly Kezia Toar (24).
Cewek kelahiran Pinangunian, Sulawesi Utara,12 Februari 2000 menjelaskan alasannya ingin menjadi content creator.
Menjadi content creator memberi saya kebebasan untuk berkarya dan berbagi ide secara kreatif. Tentunya wadah ini bisa saya gunakan agar bisa menginspirasi orang lain dan membangun komunitas positif yang saling mendukung satu sama lain," ujar cewek yang hobi main musik piano ini.
Menurut alumni jurusan Sastra Inggris FIB Unsrat ini menjadi content creator waktunya sangat fleksibilitas.
Meskipun tantangan menjadi content creator adalah menjaga keseimbangan antara kreativitas dan konsistensi, di dunia digital yang berkembang sangat cepat, membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi.
"Tapi yang menarik adalah fleksibilitas dan kebebasan dalam menciptakan konten, saya dapat merancang narasi, memilih visual, dan berkomunikasi dengan audiens sesuai dengan gaya saya sendiri.
Di sisi lain, kebebasan ini membuat saya bisa mengatur waktu bekerja dengan lebih leluasa, sehingga memungkinkan saya untuk punya waktu lebih banyak dengan keluarga, teman dan waktu untuk mengembangkan diri," ujarnya.
Cewek yang akrab disapa Key ini menyebut menjadi content creator persiapan mental dan kreativitas sangat penting.
" Pertama, seseorang harus benar-benar memahami passion dan niche yang ingin mereka tekuni. Kemudian, perencanaan konten, belajar teknik produksi seperti fotografi dan editing, serta memahami strategi media sosial di berbagai platform.
Penting juga untuk memiliki mindset yang terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan tren. Konsisten juga menjadi kunci utama," ungkapnya
Dia menambahkan pilihan hidupnya akan karier menjadi content creator, sehingga harapan ke depan akan terus konsisten.
"Dulu orang tua sempat tidak mendukung, tapi seiring waktu, mereka melihat bahwa bisa berkembang di bidang ini. Sekarang, mereka mendukung sepenuhnya dan bangga melihat saya bisa berkarya dengan bebas, atur waktu kerja sendiri, dan memberikan dampak positif lewat konten yang saya buat bahkan berkesempatan keluar negeri untuk promosi pariwisata lewat membuat konten," pungkasnya.
| Makna Paskah bagi Cewek Asal Manado Oktaviani Welingan, Bentuk Implementasi Kasih Tuhan |
|
|---|
| Profil Stevany Lidya Onseng Perawat Mata di Manado yang Mengabdi 10 Tahun Sambil Mengejar Pendidikan |
|
|---|
| Profil Cewek Manado Natalia Anastasia Candra: Pantang Menyerah dalam Bekerja |
|
|---|
| Cewek Manado Diva Ferodisya Mait Bercinta-cita jadi Dokter, Aktif Juga di Dunia Model |
|
|---|
| Padukan Filosofi Jepang-Minahasa, Gabriela Thambas Ukir Sejarah, Lulus Cum Laude Hanya 3,5 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Syelly-Kezia-Toar-XDFTHSDFHDF.jpg)