Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Militer Israel: 20 Anggota Hamas Tewas di Jabaliya - Gaza

Sebanyak 20 anggota Hamas tewas dalam satu hari terakhir selama operasi baru IDF (militer Israel) di Jabaliya, Gaza utara.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Pasukan yang beroperasi di Gaza dalam gambar tanpa tanggal yang dirilis oleh militer pada 8 Oktober 2024. Sebanyak 20 anggota Hamas tewas dalam satu hari terakhir selama operasi baru IDF (militer Israel) di Jabaliya, Gaza utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Gaza - Sebanyak 20 anggota Hamas tewas dalam satu hari terakhir selama operasi baru IDF (militer Israel) di Jabaliya, Gaza utara.

IDF mengatakan orang-orang bersenjata itu tewas dalam serangan udara dan pertempuran jarak dekat, saat pasukan Divisi ke-162 beroperasi di Jabaliya.

Emanuel Fabian dari TOI melaporkan, IDF juga menemukan dan menghancurkan depot senjata dan senjata lainnya di tengah pertempuran, menurut militer.

Sementara itu, di Jalur Gaza bagian tengah, IDF mengatakan Brigade Lapis Baja Cadangan ke-14 melancarkan serangan baru di daerah Bureij, di mana mereka mengatakan pasukan saat ini sedang menghancurkan infrastruktur Hamas dan membunuh orang-orang bersenjata.

IDF juga terus beroperasi di Rafah, Gaza selatan, dan Koridor Philadelphia, kata IDF. Divisi Gaza baru-baru ini diberi tanggung jawab atas wilayah tersebut.

Juga pada hari lalu, IDF mengatakan 70 lokasi Hamas diserang di Jalur Gaza oleh jet tempur dan pesawat lainnya.

Tiga teroris Hamas yang berpartisipasi dalam serangan 7 Oktober tewas dalam serangan udara Israel dalam beberapa hari terakhir, kata IDF dan Shin Bet.

Menurut militer, serangan terhadap ruang komando Hamas yang terletak di dalam sebuah sekolah di Kota Gaza pada tanggal 30 September menewaskan beberapa anggota Hamas, termasuk Muhammad Rafai.

Rafai berpartisipasi dalam pembantaian di Kfar Aza dan Nahal Oz pada tanggal 7 Oktober, dan terlibat dalam serangan lain terhadap pasukan selama perang, menurut militer.

Serangan lainnya, pada tanggal 1 Oktober, menewaskan dua teroris Hamas lainnya, yang disebutkan oleh IDF sebagai Muhammad Zanun dan Bassel Akhars, yang menurut militer ikut serta dalam serangan tersebut.

Pemukulan Warga

Setelah media Palestina melaporkan bahwa seorang pria tua dipukuli hingga meninggal oleh pasukan Israel kemarin pagi di Tepi Barat, IDF mengatakan pihaknya tidak mengetahui terjadinya insiden tersebut.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa, mengklaim bahwa pasukan Israel menyerbu rumah Ziad Abu Halil di kota Dura, Tepi Barat, dekat Hebron, dan “memukulinya dengan keras hingga ia kehilangan kesadaran.”

Mengutip sumber keamanan, Wafa mengatakan Abu Halil dibawa ke rumah sakit di mana ia meninggal karena luka-lukanya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, IDF mengatakan bahwa mereka telah memeriksa klaim tersebut dan hingga saat ini “tidak mengetahui adanya gesekan (yang terjadi) dengan warga sipil di Hebron pada malam hari.

“IDF, melalui Administrasi Sipil, menghubungi otoritas Palestina untuk memperoleh informasi tambahan yang akan membantu penyelidikan insiden tersebut,” lanjut militer tersebut.

“Saat berita ini ditulis, permintaan tersebut belum dijawab dan kejadiannya belum diketahui,” tambah IDF. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved