Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Cengkih di Sitaro

Harga Cengkih di Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara Tak Kunjung Naik, Petani Kecewa

"Harga ini telah bertahan selama sepekan terakhir, tidak ada perubahan," ucap pemilik Gudang Cengkih Tagulandang, Melisa Tahulending.

Tribunmanado.co.id/Istimewa
Gudang Cengkih Tagulandang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Harga cengkih di sejumlah daerah di Sulawesi Utara masih belum menunjukkan perubahan, termasuk di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). 

Dari pantauan Tribunmanado.co.id di Gudang Cengkih Tagulandang pada Sabtu(5/10/2024), harga cengkih masih bertahan di Rp 92 ribu per kilogram

"Harga ini telah bertahan selama sepekan terakhir, tidak ada perubahan," ucap pemilik Gudang Cengkih Tagulandang, Melisa Tahulending.

Petani cengkih, John Tamamilang, mengatakan bahwa harga cengkih hari ini masih tergolong rendah.

Penurunan harga ini berpengaruh pada pendapatan para petani.

Gudang Cengkih Tagulandang. Hari ini Sabtu(5/10/2024).
Gudang Cengkih Tagulandang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

"Mengingat dengan harga cengkih tersebut kami para petani terpaksa harus jual di Tagulandang karena kalau kami jual di Manado masih membutukan biaya trasportasi dan bagasi," jelasnya.

Jika stabil, seharusnya cengkih dijual dengan harga Rp 100 ribu per kilogram atau lebih.

"Meskipun harga baru saja menunjukkan tanda-tanda kenaikan, mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan harga cengkih bertambah naik," ungkap John.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved