Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut

Buntut Insiden Mobil Terjun ke Sungai, Pemdes Ikhwan Bolmong Imbau Masyarkat Lebih Waspada

Peristiwa naas yang terjadi pada Kamis (3/10/2024) yang menyebabkan dua balita meninggal dunia.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Rizali Posumah
HO
Suasana rumah duka bocah korban peristiwa mobil terjun ke sungai di Desa Ikhwan, Bolmong, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Bolmong, Sulawesi Utara Sugianto Ngurawan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di dekat irigasi, Jumat (04/10/2024). 

Imbauan ini dikatakannya buntut dari insiden sebuah mobil yang terjun masuk ke sungai saat hendak memulangkan kursi. 

Peristiwa naas yang terjadi pada Kamis (3/10/2024) yang menyebabkan dua balita meninggal dunia.

Sugianto mengatakan bahwa dari insiden ini pemerintah desa mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktifitas di sekitar saluran irigasi. 

"Saya menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati bila beraktifitas di sekitar saluran irigasi," ucapnya. 

Sugianto mengatakan bahwa imbauan ini terus diumumkan pemdes karena sudah ada beberapa kejadian yang akan korban di saluran irigasi ini. 

"Imbauan ini terus kami lakukan ke masyarakat karena sudah banyak korban yang tenggelam ataupun insiden yang memakan korban di saluran ini, " jelasnya. 

Sugianto juga menyampaikan belasungkawa atas korban dua balita yang terjadi kepada warganya. 

"Tentu ini juga menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada bila beraktifitas di wilayah saluran irigasi ini, " jelasnya. 

Kronologi

Peristiwa ini bermula ketika Abdul Maspeke ayah dari korban Zaki Maspeke pergi memulangkan kursi yang dipinjam dari rumahnya ke Gereka Kalveri Ikhwan, Kamis (3/10/2024).

Ia pun berangkat ke lokasi bersama beberapa orang rekan dengan mengendarai mobil Isuzu Panther 

Sesampainya di lokasi yang dituju, Abdul Maspeke memarkir kendaraan di samping gereja.

Saat diparkir, mobil tersebut dalam posisi menghadap ke sungai dengan rem tangan terpasang dan mesin masih menyala.

Sementara di dalam mobil tersebut ada Zaki Maspeke (2 tahun) dan Kenad Budiman (3 tahun). Keduanya duduk di depan.

Naas, saat tengah sibuk menurunkan kursi, tiba-tiba kendaraan bergerak maju dengan cepat tanpa terkontrol dan jatuh ke dalam saluran yang curam di tepi sungai.

Sontak para saksi berusaha mengejar kendaraan, namun kendaraan tersebut sudah terjatuh ke dalam saluran dan tenggelam bersama kedua anak di dalamnya.

Pencarian langsung dilakukan oleh warga sekitar.

Beberapa menit kemudian, Zaki Maspeke berhasil ditemukan dalam keadaan lemas dan segera dibawa ke Puskesmas Doloduo.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Puskesmas, Zaki dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi kejadian (TKP).

"Pencarian untuk Kenad Budiman dilanjutkan selama satu jam berikutnya, hingga akhirnya pada pukul 13.36 Wita ditemukan dalam kondisi sudah meninggal di lokasi tenggelamnya kendaraan," terang Kasat lantas Polres Bolmong Iptu Sofyan Moniaga.

Diketahui peristiwa ini sempat viral di media sosial. 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 


 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved