Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ngaji Narasi

Pandangan Picik

Akan selalu apriori (dengki) terhadap apa pun yang dikatakan atau dilakukan orang lain jika seseorang memiliki sifat tersebut

Kolase/HO
Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI 

Oleh: Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI
(Rektor IAIN Manado)

ADA sebuah riwayat yang sangat baik sebagai nasihat kita semua agar tidak berpandangan picik kepada orang lain.

Rasulullah Muhammad saw telah bersabda:

عن أنس قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : أربعة من الشقاء : جمود العين ، وقسوة القلب ، وطول الأمل، والحرص على الدنيا  

Empat perkara yang mengakibatkan penderitaan: yaitu 

  • (1) pandangan yang picik; 
  • (2) hati yang keras; 
  • (3) tinggi angan-angan; dan 
  • (4) terlalu cinta akan dunia." 

[HR. Abu Nu'aim dari Anas]

Pandangan picik adalah pandangan yang selalu merendahkan orang lain. 

Orang yang memiliki sifat tersebut akan selalu apriori (dengki) terhadap apa pun yang dikatakan atau dilakukan orang lain. 

Ua menganggap apa pun yang dilakukan atau dikatakan orang lain akan selalu salah, dan pendapatnya yang paling benar. 

Penderitaan yang ditimbulkan dari sifat ini adalah ketakutan yang dahsyat kalau orang lain berbuat lebih baik.

Hidupnya akan selalu dipenuhi pemikiran bagaimana cara mengalahkan atau menjatuhkan pendapat atau tindakan orang lain.

Semoga kita semua selamat dari sifat buruk ini, amin ya Rabbal’alamin. Wallahualam. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved