Pilkada 2024
Citra Risma Paling Positif Dibanding Khofifah - Luluk
Citra personal Tri Rismaharini paling positif dibandingkan Khofifah Indar Parawansa dan Luluk Nur Hamidah.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Citra personal Tri Rismaharini paling positif dibandingkan Khofifah Indar Parawansa dan Luluk Nur Hamidah.
Risma dianggap paling bersih dari korupsi, perhatian kepada rakyat, jujur bisa dipercaya, tegas berwibawa.
Risma hanya sedikit di bawah Khofifah pada pertanyaan mampun memimpin Jawa Timur.
Demikian temuan terbaru Indikator Politik Indonesia yang dirilis Minggu 29 September 2024.
Menurut Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi, dari hasil survei terlihat citra personal Risma paling positif, kemudian Khofifah Indar Parawansa dan terakhir Luluk Nur Hamidah.
Berikut infografis citra personal cagub Jatim 2024:
Temuan lain, jika pemilihan diadakan ketika survei dilakukan, secara spontan, Khofifah paling banyak disebut 39,3 persen, nama lain jauh lebih rendah. Belum
menentukan pilihan 40,3 persen.
Pada simulasi 3 pasangan calon, Pasangan Khofifah - Emil Elestianto Dardak unggul dengan dukungan sekitar 61,2 persen, kemudian pasangan Risma- Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dengan dukungan sekitar 26 persen, dan pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim dengan dukungan sekitar 2,2 persen.
Yang memutuskan tidak akan memilih sekitar 0,5 persen, sisanya massa mengambang sekitar 10,2 persen.
Popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal. Populer juga belum tentu dipilih jika ada calon lain yang lebih disukai.
Oleh karena itu populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif.
Saat ini tingkat popularitas Khofifah paling tinggi (92,7 persen), kemudian Risma (62,8 persen) dan Luluk Nur Hamidah (6,6 persen).
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling pada tanggal 9 hingga 14 September 2024.
Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1000 orang. Dengan asumsi metode simple random
sampling, ukuran sampel 1000 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of
error--MoE) kurang lebih 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang terdistribusi secara proporsional. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/190924-Paslon-Jatim.jpg)