Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Israel Konfirmasi Komandan Hamas di Lebanon Tewas dalam Serangan Udara

Militer Israel dalam pernyataan bersama mengonfirmasi bahwa komandan Hamas di Lebanon Fateh Sherif tewas dalam serangan udara Minggu malam.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Terowongan Hizbullah yang melintasi Lebanon ke Israel utara. Militer Israel dalam pernyataan bersama mengonfirmasi bahwa komandan Hamas di Lebanon Fateh Sherif tewas dalam serangan udara Minggu malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tel Aviv - Militer Israel atau IDF dan Shin Bet (agensi kontraintelijen Israel) dalam pernyataan bersama mengonfirmasi bahwa komandan Hamas di Lebanon Fateh Sherif tewas dalam serangan udara Minggu malam 29 September 2024.

Pernyataan tersebut menggambarkan Fateh Sherif sebagai kepala cabang Lebanon dari organisasi pejuang Hamas.

Menurut pihak militer, Sherif bertanggung jawab untuk mengoordinasikan aktivitas Hamas di Lebanon dengan Hizbullah, serta “upaya Hamas untuk membangun kekuatan di Lebanon, dalam bidang perekrutan operator dan pengadaan senjata.”

“Dia bekerja untuk memajukan kepentingan Hamas di (Lebanon), baik secara politik maupun militer,” kata pernyataan itu.

Emanuel Fabian dari TOI melaporkan, UNRWA mengonfirmasi bahwa Sherif dipekerjakan oleh badan pengungsi Palestina, tetapi mengatakan ia sedang diselidiki terkait aktivitas politiknya.

Menurut media Lebanon, Sherif tewas dalam serangan terhadap kamp pengungsi al-Bass di kota Tyre, Lebanon selatan.

Dalam pidato pertama pejabat Hizbullah sejak terbunuhnya pemimpin kelompok teror itu, wakil pemimpin Hizbullah Sheikh Naim Qassem bersumpah bahwa kelompok teror itu siap menghadapi setiap operasi darat potensial oleh pasukan Israel.

"Meskipun kehilangan banyak komandan, serangan terhadap warga sipil di seluruh Lebanon, dan pengorbanan besar, kami tidak akan beranjak dari posisi kami," kata Qassem dalam pidatonya dari lokasi yang dirahasiakan di Beirut. "Kami akan terus mendukung Gaza dan membela Lebanon."

Qassem mengatakan Hizbullah akan melanjutkan jejak pemimpin kelompok teror itu Hassan Nasrallah yang tewas dalam serangan udara Israel di Beirut pada hari Jumat.

Ia mengatakan kelompok teror tersebut terus melanjutkan operasinya, bekerja sesuai dengan rencana yang telah disusun, dan menggambarkan serangannya terhadap Israel sejauh ini sebagai “jumlah minimum.”

Ia menambahkan bahwa meskipun pertempuran itu mungkin berlangsung lama, Hizbullah yakin bahwa Israel tidak akan mencapai tujuannya.

Qassem memuji Nasrallah atas kepemimpinannya, dan popularitasnya di kalangan massa, dan mengatakan bahwa kelompok Syiah telah membuktikan tekadnya untuk terus bertempur, dengan menembakkan roket ke Haifa dan permukiman Maale Adumim di Tepi Barat, sebuah serangan yang sebelumnya tidak diklaim oleh Hizbullah dan yang menurut Qassem, telah menyebabkan satu juta orang berlindung di tempat perlindungan bom.

Qassem juga mengatakan bahwa kelompok teror itu akan memilih sekretaris jenderal baru sesegera mungkin, menggunakan proses internal, seraya menekankan bahwa untuk setiap komandan dan setiap pejabat, ada penggantinya. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved