Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Manado

Pascakecelakaan di GPI Manado, Anggota DPRD Manado Usul Program Trauma Healing Bagi Korban Selamat

Trauma healing ini penting untuk anak-anak yang ada di dalam minibus karena meraka yang mengalami langsung kejadian yang mengerikan ini.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
Anggota DPRD Manado Dapil Singkil-Mapanget Andrew Palit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Kecelakaan minibus jenis isuzu Elf DB 7030 AA di Ring Road Perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (17/9/2024) mebawa duka yang mendalam bagi keluarga korban.

Pasalnya, akibat kecelakaan ini, 8 siswa luka-luka, sedangkan 2 orang meninggal dunia. 

Tak hanya pihak keluarga, sebagian besar masyarakat Sulut juga berbelasungkawa dengan apa yang minimpa anak-anak yang tak berdosa ini.

Baca juga: Nasib Sopir Minibus yang Bawa Siswa Kecelakaan di Ring Road GPI Manado, Bisa Terancam Pidana

Saat ini anak-anak yang masih selamat mengalami trauma yang mendalam atas kejadian ini.

Untuk menyembuhkan trauma ini, Anggota DPRD Manado Dapil Singkil-Mapanget Andrew Palit memberikan usulan ke DP3A Manado untuk membuat program trauma healing.

Menurut Andrew trauma healing ini penting untuk anak-anak yang ada di dalam minibus karena meraka yang mengalami langsung kejadian yang mengerikan ini.

"Dan kita tidak tahu pola pikir mereka sehingga melalui trauma healing ini kita dapat mengetahui dan memberikan perawatan terhadap mental anak-anak yang trauma karena kejadian tersebut," ujar Andrew, Kamis (18/9/2024).

Andrew menjelaskan progam ini sangat efektif untuk menyembuhkan trauma anak-anak yang selamat dari kejadian ini.

"Tentu akan efektif dan akan ada juga evaluasi dari tim yang berpengalaman," jelasnya.

Ia menjelaskan usulan ini telah disampaikan kepada DP3A Manado dan secepatnya akan dilakukan.

"Rencana akan dilakukan setelah selesai penguburan dua siswa yang meninggal dunia," ungkapnya.

Selaku anggota DPRD Manado dan secara pribadi, Andrew juga turut berdukacita atas apa yang menimpah anak-anak ini.

"Semoga korban luka-luka dikuatkan dan cepat sehat kembali mentalnya dan fisiknya, bagi keluarga yang ditinggalkan korban jiwa kami turut berduka cita yang sedalam dalamnya," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved