Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Gerbang Kendari Toronipa

Viral Video Gerbang Kendari - Toronipa Senilai 33 Miliar Rusak dan Jadi Kandang Ayam

Viral Video Gerbang Kendari - Toronipa Senilai 33 Miliar Rusak dan Jadi Kandang Ayam.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Frandi Piring
TribunnewsSultra.com
Viral Video Gerbang Kendari - Toronipa, Sultra, Senilai 33 Miliar Rusak dan Jadi Kandang Ayam. 

"Insya Allah kita selesaikan di tahun ini dengan alokasi anggaran sekitar Rp 33 miliar," ungkap Kepala Bappeda Sultra.

Pembangunan gerbang selamat datang Jalan Kendari–Toronipa memasuki tahap akhir pada Februari 2024.

Lokasi pembangunannya di Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Proyek itu dibangun sejak Agustus 2023.

Jadi kandang ayam

Dilansir dari Antara, kerusakan bangunan gerbang jalan wisata Kendari-Toronipa ini pun menjadi sorotan publik.

Pasalnya, bangunan yang dikira terbuat dari beton ternyata terbuat dari gipsum.

Seorang warga, Indrayadhi, mengatakan, selama ini dirinya mengira empat pilar gerbang besar itu dibangun dengan campuran beton utuh.

"Saya juga baru tahu kalau di dalamnya itu ternyata kosong, hanya seperti gipsum yang tutupi gerbang itu," kata Indrayadhi.

Dia mengaku sangat menyayangkan saat melihat langsung kondisi pilar jembatan itu. Pasalnya, di dalam pilar gerbang tersebut terdapat beberapa ekor ayam yang menjadikannya sebagai kandang.

Klarifikasi Pemprov Sultra

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Pahri Yamsul mengatakan, pihaknya sudah mengetahui mengenai viralnya berita mengenai gerbang di Jalan Wisata Kendari-Toronipa.

Kerusakan gerbang ini diduga dilakukan orang tidak dikenal (OTK), bukan terjadi secara alami.

Pihaknya telah mengecek gerbang tersebut, ada banyak batu-batu besar yang sengaja dilempar ke dalam, serta terlihat dipotong dengan sengaja.

Menurutnya, mengenai penggunaan gipsum, sejak tahun 2000 pembangunan di Sultra tidak lagi menggunakan konstruksi batu merah untuk beton penuh.

"Contohnya di Rujab Gubernur, Kantor Gubernur itu semua kolom-kolom besar tidak ada isinya, jadi beton saja kemudian kita bungkus dengan GRC (Glass Reinforced Concrete), dia beton campuran serat kaca,” kata Pahri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved