Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Hadiah Elektoral Georgia dan Pennsylvania untuk Trump vs Harris

Negara Bagian Georgia dan Pennsylvania masih sepenuhnya terbuka untuk diperebutkan Donald Trump dan Kamala Harris.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan Donald Trump. Negara Bagian Georgia dan Pennsylvania masih sepenuhnya terbuka untuk diperebutkan Donald Trump dan Kamala Harris. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Negara Bagian Georgia dan Pennsylvania masih sepenuhnya terbuka untuk diperebutkan Donald Trump dan Kamala Harris.

Persaingan yang ketat dan pemilih potensial dua digit – 12 persen di Georgia dan 16 persen di Pennsylvania – mengatakan mereka belum memutuskan kandidat,  bahwa mereka mungkin berubah pikiran.

Menurut survei CNN akhir Agustus 2024 yang baru dirilis Kamis 5 September 2024, pemilih kulit hitam merupakan kelompok kunci di kedua negara bagian, khususnya di Georgia 

Menurut jajak pendapat ini, Harris berada di angka 85 persen di antara calon pemilih kulit hitam di Georgia dan 84 persen di Pennsylvania

Namun, di kedua negara bagian tersebut, pemilih kulit hitam yang terdaftar menyatakan motivasi yang lebih rendah untuk memilih dalam pemilihan tahun ini dibandingkan pemilih kulit putih. 

Di Georgia, 61 persen pemilih kulit hitam yang terdaftar mengatakan bahwa mereka sangat termotivasi untuk memilih dibandingkan dengan 70 persen di antara pemilih kulit putih. 

Dan di Pennsylvania, hanya 56  persen pemilih kulit hitam yang mengatakan bahwa mereka sangat termotivasi untuk memilih dibandingkan dengan 72  persen pemilih kulit putih.

Kedua negara bagian tersebut memiliki kesenjangan gender yang signifikan dalam preferensi presiden, dengan Harris unggul dua digit di antara calon pemilih perempuan di kedua negara bagian tersebut sementara Trump memiliki keunggulan yang sama besar di antara calon pemilih laki-laki. 

Harris sedikit memperlebar marginnya di kedua negara bagian di antara perempuan pinggiran kota, mengungguli Trump dengan 16 poin di kelompok tersebut di Georgia dan 18 poin di Pennsylvania.

Harris unggul atas calon pemilih yang berusia di bawah 35 tahun di kedua negara bagian, unggul 59  persen berbanding 36  persen di Pennsylvania, dan 54  persen berbanding 41  persen di Georgia.

Pemilih kulit putih yang tidak memiliki gelar sarjana di kedua negara bagian secara umum mendukung Trump, khususnya di Georgia, di mana sekitar 7 dari 10 mendukungnya. 

Namun, pemilih kulit putih yang memiliki gelar sarjana terbagi ke arah yang berlawanan di kedua negara bagian. 

Di Pennsylvania, mereka secara umum mendukung Harris, 59  persen berbanding 37  persen, sementara di Georgia, mereka sepenuhnya mendukung Trump, 65  persen berbanding 32  persen. 

Dinamika itu mirip dengan perpecahan yang terlihat dalam jajak pendapat exit poll tahun 2020.

Keunggulan Harris: Wisconsin dan Michigan
Keunggulan tipis Harris di Wisconsin dan Michigan sebagian besar didorong oleh konsolidasi basis Demokrat, serta meningkatnya motivasi di kalangan pemilih Demokrat dan yang cenderung condong ke Demokrat, yang secara umum mendukung Harris sekarang (96  persen di Michigan dan 95  persen di Wisconsin mendukungnya).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved