Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Rata-rata Survei Nasional: Harris Unggul 3,4 Poin dari Trump

Calon Presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris unggul 3,4 poin atas Capres Partai Republik Donald Trump dalam rata-rata survei nasional terbaru.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Rata-rata survei nasional versi FiveThirtyEight. Calon Presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris unggul 3,4 poin atas Capres Partai Republik Donald Trump dalam rata-rata survei nasional terbaru, yang dikumpulkan oleh FiveThirtyEight.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Calon Presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris unggul 3,4 poin atas Capres Partai Republik Donald Trump dalam rata-rata survei nasional terbaru, yang dikumpulkan oleh FiveThirtyEight. 

Secara rata-rata, Harris sedikit lebih unggul dari Trump dalam  jajak pendapat nasional meskipun persaingan tetap ketat dengan variasi di negara bagian yang menjadi penentu.

Dikutip Independent, survei baru dari Universitas Fairleigh Dickinson juga menunjukkan Harris mengalahkan Trump dengan 7 poin ketika ras dan jenis kelamin dipertimbangkan oleh para peserta.

"Ketika para pemilih diminta untuk memikirkan ras atau jenis kelamin para kandidat, keunggulan Harris tumbuh secara substansial. Ketika tidak, dukungan pada dasarnya terikat," kata universitas tersebut dalam sebuah pernyataan, Minggu 1 September 2024.

Harris juga melonjak mengungguli Trump setelah Konvensi Nasional Demokrat minggu lalu, sebuah jajak pendapat USA TODAY/Universitas Suffolk yang dirilis pada 29 Agustus menunjukkan.

Harris unggul atas Trump dengan perolehan suara 48 persen berbanding 43 persen, yang merupakan perubahan haluan delapan poin dari bulan Juni ketika mantan presiden itu unggul atas Biden dengan empat poin.

Masih harus dilihat bagaimana keluarnya Kennedy akan memengaruhi angka jajak pendapat Trump-Harris, tetapi analisis dari The Independent ini menunjukkan bagaimana RFK Jr memiliki dukungan yang lebih tinggi di negara bagian seperti New Mexico, dan dapat membebaskan sebagian suara yang lebih muda.

Wakil Presiden Kamala Harris mencalonkan diri menjadi Presiden Amerika Serikat bersama calon wakil presidennya Tim Walz setelah menggantikan Presiden Joe Biden melalui tiket Demokrat hanya beberapa bulan sebelum Hari Pemilihan.

Harris secara resmi menerima nominasi Demokrat minggu lalu. Sementara itu, kandidat independen Robert F Kennedy Jr menangguhkan kampanye presidennya pada 23 Agustus, mendukung Donald Trump sebagai presiden .

Sementara dukungan Kennedy dapat memberikan momentum tambahan pada angka nasional Trump yang semakin berkurang, masih belum jelas apa yang sebenarnya akan dilakukan oleh pemilih independen.

Sementara itu, Harris dan Tim Walz memulai fase baru kampanye mereka, dengan memberikan wawancara tanpa naskah pertama mereka kepada CNN pada Kamis malam. 

Selama wawancara itu, Harris menyatakan bahwa "nilai-nilai"-nya tidak berubah, meskipun ada beberapa perubahan pada posisi kebijakan utama seputar imigrasi. 

Dia juga berjanji untuk menunjuk seorang Republikan ke dalam kabinetnya jika terpilih sebagai presiden dan menepis pernyataan Trump tentang dirinya yang baru-baru ini berubah menjadi orang kulit hitam. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved