Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Sulut

Biaya Tes Kesehatan Calon Kepala Daerah di Sulut Capai Puluhan Juta, Ini Tanggapan Josep Kairupan

"Hal ini menarik untuk dicermati. Anggaran seperti itu merupakan medical check-up komplet, bahkan lebih dari komplet," ujar Kairupan, Sabtu.

Tribunmanado.co.id/Dok. Pribadi
Pengamat Politik Sulawesi Utara, Josep Kairupan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pilkada Sulawesi Utara 2024 terus bergulir.

Sejak beberapa waktu lalu, para calon kepala daerah menjalani tes kesehatan di RSUP Prof Kandou Malalayang, Kota Manado.

Tes ini merupakan salah satu syarat penting dalam memastikan bahwa setiap kandidat siap secara fisik dan mental untuk bertarung dalam kontestasi politik.

Menurut informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), biaya yang dikeluarkan untuk pemeriksaan kesehatan ini tidaklah kecil.

Setiap pasangan calon laki-laki dikenakan biaya sebesar Rp 41 juta, sedangkan untuk perempuan sedikit lebih rendah yakni Rp 40 juta.

Anggaran ini mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk para pengamat politik.

Pengamat Politik Sulut, Josep Kairupan, memberikan tanggapan terkait biaya pemeriksaan kesehatan ini.

Ia menyebut bahwa jumlah tersebut bahkan setara atau lebih dari pemeriksaan kesehatan komprehensif.

"Hal ini menarik untuk dicermati. Anggaran seperti itu merupakan medical check-up komplet, bahkan lebih dari komplet," ujar Kairupan, Sabtu (31/8/2024).

Meski begitu, Kairupan juga memahami bahwa biaya pemeriksaan kesehatan saat ini memang mahal.

Baca juga: 4 Info Terkait Kebakaran di Bandara Soekarno Hatta Hari Minggu 1 September 2024

Baca juga: Chord Kunci Gitar Hidup Untukmu Mati Tanpamu - Noah

Namun, yang membuatnya menarik adalah bahwa semua calon difasilitasi oleh negara melalui KPU.

Hal ini berbeda dengan para calon legislatif sebelumnya lantaran pemeriksaan kesehatan harus ditanggung sendiri oleh masing-masing calon.

"Jika memang hal itu sesuai aturan, maka tak ada hal yang dilanggar," tambahnya.

Kairupan pun menekankan pentingnya tes kesehatan ini.

"Esensi dari pemeriksaan kesehatan para calon adalah untuk memastikan bahwa calon tersebut ada dalam kondisi yang sehat dan memenuhi syarat untuk berkontestasi," jelasnya.

Suasana di ruang pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah di pilkada serentak Sulut di RSUP Kandou, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (30/8/2024).
Suasana di ruang pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah di pilkada serentak Sulut di RSUP Kandou, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (30/8/2024). (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Namun, ia juga menyoroti pertanyaan penting yang mungkin muncul.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seorang calon tidak layak karena masalah kesehatan, apakah mereka tetap akan dilanjutkan dan ditetapkan sebagai calon.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved