Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BBM Bersubsidi

Ini 31 Mobil yang Masih Bisa Isi Pertalite Jika Pembatasan Pengisian BBM Bersubsidi Diberlakukan

Inilah daftar 31 mobil di bawah 1400 cc yang masih boleh isi BBM Pertalite di SPBU Pertamina jika pembeliannya jadi dibatasi.

Editor: Alpen Martinus
dok. Pertamina
Ilustrasi SPBU 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah rupanya segera memberlakukan aturan soal penggunaan BBM bersubsidi.

Tak semua jenis mobil lagu yang diizinkan untuk mengisi pertalite.

Namun rupanya pembatasan tersebut belum berlaku.

Baca juga: Harga BBM Pertamina Hari Ini, Sabtu 31 Agustus 2024 se Indonesia, Pertalite Dijual Segini

tapi aturan tersebut segera diberlakukan jika sudah disosialisasikan.

Jadi bersiaplah untuk kendaraan yang punya cc di atas dari yang ditentukan.

Terhitung ada sekitar 31 jenis mobil yang masih boleh isi BBM subsidi.

Inilah daftar 31 mobil di bawah 1400 cc yang masih boleh isi BBM Pertalite di SPBU Pertamina jika pembeliannya jadi dibatasi.

Sebagai informasi, rencana pembatasan BBM Pertalite tengah jadi perbincangan.

Daftar mobil dan motor yang disebut akan dilarang membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai 1 Oktober 2024, ramai di media sosial.

Diunggah oleh akun TikTok @Lampu***, Kamis (29/8/2024), daftar tersebut memuat mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 sentimeter kubik (cc) dan motor di atas 250 cc.

Unggahan menyebutkan, pemerintah terus menggodok aturan untuk membatasi mobil dan motor pengguna Pertalite berdasarkan cc mesinnya.

Rencananya, aturan terbaru ini akan diterapkan mulai 1 Oktober mendatang.

"Sementara ini, mobil yang boleh mengisi Pertalite untuk ukuran mesin di bawah 1.400 cc dan motor di bawah 250 cc," tulis pengunggah.

Lantas, benarkah motor di atas 250 cc dan mobil di atas 1.400 cc tidak boleh membeli Pertalite?

Penjelasan Pertamina

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, pengaturan pembatasan Pertalite, termasuk kriteria kapasitas mesin kendaraan, merupakan kebijakan pemerintah.

Menurut dia, saat ini Pertamina selaku operator masih menunggu regulasi pembatasan BBM bersubsidi dari pemerintah.

"Kami masih menunggu regulasinya," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/8/2024).

Terpisah, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Saleh Abdurrahman, tidak memberikan jawaban pasti terkait larangan pembelian Pertalite bagi mobil 1.400 cc dan motor 250 cc ke atas.

Dia hanya menyampaikan, akan ada pengaturan kapasitas atau cc mesin kendaraan maksimal yang boleh membeli jenis bahan bakar ini.

"Saya kira ada pengaturan dari sisi cc-nya agar subsidi atau kompensasi lebih tepat sasaran, khususnya roda empat," kata Saleh, saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Saleh pun meminta masyarakat untuk menunggu terbitnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM).

Peraturan tersebut nantinya akan memuat pembatasan BBM subsidi di Indonesia, termasuk kriteria kendaraan yang boleh atau tidak boleh mengonsumsi Pertalite.

Berbanding terbalik dengan kriteria mobil yang dipastikan diatur berdasarkan cc, Saleh tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana pembatasan pembelian Pertalite yang berlaku untuk sepeda motor.

"Baiknya kita tunggu regulasinya, apakah motor semuanya boleh atau bagaimana," ujarnya.

Dia menambahkan, sesuai pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, regulasi pembatasan pembelian BBM subsidi rencananya akan diterapkan mulai awal Oktober 2024.

Kendati demikian, sebelum benar-benar diterapkan, masyarakat tidak perlu khawatir lantaran pemerintah akan menggelar sosialisasi terlebih dahulu.

"Kalau melihat keterangan Menteri ESDM, sekitar Oktober kan didahului sosialisasi. Tepatnya kita tunggu," tuturnya.

Sosialisasi pembatasan beli BBM subsidi

Diberitakan Kompas.com, Rabu (29/8/2024), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sosialisasi Permen ESDM soal pembatasan BBM subsidi masih dalam pembahasan.

"Karena begitu aturannya keluar, Permen-nya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi.

Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” ungkap Bahlil. Pembatasan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar perlu dilakukan karena penyalurannya belum tepat sasaran.

Bahlil mencontohkan, masih ada mobil-mobil mewah yang menggunakan BBM subsidi. Padahal, jenis BBM ini seharusnya digunakan oleh kelompok masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

"Kalau kita kaya, kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia bos?” tandas Bahlil.

Terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Rusdiana menyampaikan, kriteria pengguna BBM subsidi sedang dibahas dan hampir rampung.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi tingkat menteri koordinator.

engan pembatasan BBM subsidi, pemerintah berencana melarang mobil yang menggunakan mesin diesel, seperti Mitsubishi Pajero hingga Toyota Fortuner menggunakan solar subsidi.

"Kira-kira layak enggak ya dia. Sepertinya mobilnya juga bagus kan?" pungkas Dadan.

Daftar Mobil di Bawah 1400 Cc yang Boleh Isi BBM Pertalite Jika Dibatasi :

Toyota

  1. Agya 1.197 cc

2. Calya 1.197 cc

3. Raize 998 cc dan 1.198 cc

4. Avanza 1.329 cc

Daihatsu

5. Ayla 998 cc dan 1.197 cc

6. Sigra 998 cc dan 1.197 cc

7. Sirion 1.329 cc

8. Rocky 998 cc dan 1.198 cc

9. Xenia 1.329 cc

Suzuki

10. Ignis 1.197 cc

11. S-Presso 998 cc

Honda

12. Brio 1.199 cc

Kia

13. Picanto 1.248 cc

14. Seltos bensin 1.353 cc

15. Rio 1.348 cc

Wuling

16. Formo S 1.206 cc

Nissan

17. Kicks e-Power 1.198 cc Magnite 999 cc

Mercedes-Benz

18. A-Class 1.332 cc

19. CLA 1.332 cc

20. GLA 200 1.332 cc

21. GLB 1.332 cc

DFSK

22. Super Cab diesel 1.300 cc

Peugeot

23. 2008 1.199 cc

Volkswagen

24. Tiguan 1.398 cc

25. Polo 1.197 cc

26. T-Cross 999 cc

Tata

27. Ace EX2 702 cc

Renault

28. Kiger 999 cc

29. Kwid 999 cc

30. Triber 999 cc

Audi

31. Q3 1.395 cc

(Serambi News/ Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com 

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved