Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Gejala Gagal Ginjal yang Patut Diwaspadai

Gagal ginjal adalah suatu penyakit yang bisa diderita seseorang karena kondisi organ ginjalnya sudah tidak dapat lagi berfungsi dengan baik.

Editor: Alpen Martinus
via Kompas.com
Gagal Ginjal Akut Misterius 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gagal ginjal bisa digolongkan sebagai penyakit paling mematikan di dunia.

Banyak yang tak menyangka akan mendapatkan penyakit tersebut.

Gagal ginjal akan membuat tubuh kesakitan.

Baca juga: Faktor Pemicu Gagal Ginjal Akut pada Anak, Orang Tua Perlu Waspada Ini Penyebabnya

Namun sebenarnya, gejala gagal ginjal bisa diketahui.

Ada baiknya simak artikel ini, agar bisa ditangani secepatnya.

Minimal bisa menambah umur panjang, jika bisa disembuhkan.

Gagal ginjal adalah suatu penyakit yang bisa diderita seseorang karena kondisi organ ginjalnya sudah tidak dapat lagi berfungsi dengan baik.

Gagal ginjal terdiri dari dua jenis, yakni gagal ginjal kronis dan gagal ginjal akut.

Gagal ginjal kronis sendiri dapat terjadi ketika ginjal telah mengalami kerusakan parah dalam kurun waktu yang lama.

Sementara, gagal ginjal akut terjadi ketika ginjal seseorang mengalami kerusakan secara tiba-tiba.

Lantas, apa gejala khas dari penyakit gagal ginjal ini?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS JIH Solo, dr Aryo Suseno, Sp.PD.,K-GH, M.Kes FINASIM mengatakan gejala pada penyakit gagal ginjal kronis dapat dilihat, tergantung sudah masuk stadium ke berapa.

Menurutnya, pada pasien gagal ginjal kronis di stadium 1-3, biasanya tidak muncul gejala.

"Dia silent disease gitu, biasanya kalau sudah stadium 4-5 mungkin sudah ada gejala, berupa penurunan HB di darahnya rendah, jadi mungkin lemas, tapi juga tidak terlalu spesifik," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (28/8/2024).

"Mungkin sering mengalami cegukan yang tidak jelas penyebabnya, cegukannya agak lama, atau mungkin sesak, juga volume urine-nya kadang-kadang juga bisa berkurang," tambahnya.

"Makanya yang berbahaya itu karena penyakit ginjal itu dia sampai stadium empat bahkan belum terlalu terasa gejalanya, jadi bisa tiba-tiba datang ke rumah sakit sesak napas, sudah stadium akhir, dimana dia harus cuci darah," kata Aryo menambahkan.

Lanjutnya, penderita gagal ginjal kronis biasanya diderita oleh mereka yang sudah memiliki penyakit kronis terlebih dahulu.

Karena gejalanya tidak terlihat pada stadium awal, maka cara untuk mendeteksi seseorang mengidap penyakit gagal ginjal kronis dapat diketahui saat melakukan kontrol terhadap penyakit kronis yang diderita.

Saat kontrol itulah sekalian dicek, apakah ginjalnya masih berfungsi dengan baik atau sudah ada kelainan.

"Jadi kalau misalnya nanti, oh ginjalnya sudah mulai terganggu, kita bisa kasih terapi-terapi atau edukasi-edukasi untuk berusaha mencegah perburukan," ujarnya.

"Kalau untuk radang ginjal mungkin dilihat urine-nya bagaimana, pipisnya banyak busanya apa tidak, kalau banyak busanya, terus mungkin ada bengkak di muka, bengkak di kaki, mungkin sebaiknya periksa ke dokter, siapa tahu ginjalnya bocor," sambungnya. 

Kondisi tersebut berbeda jika seseorang mengalami gagal ginjal akut, karena memiliki gejala yang lebih jelas.

Biasanya, seseorang yang terkena gagal ginjal akut akan muncul gejala pemberat terlebih dahulu, salah satunya mengalami dehidrasi berat.

"Selain itu ada batu di dinding ginjal, yang bisa bikin nyeri di pinggangm atau bisa pipis tiba-tiba, gagal ginjal akut lebih jelas gejalanya dibanding penyakit ginjal kronis," jelasnya.

Jika sudah mengalami gejala tersebut, seseorang memang disarankan untuk segera periksa ke dokter. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com 

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved