Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Jakarta

Gagal Maju Pilkada Jakarta, Usaha Anies Pendekatan ke PDIP dan PKB, Digantung dan Tak Berminat

Usaha Anies Baswedan untuk mendapatkan tiket melaju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta nampaknya pupus.

Editor: Glendi Manengal
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui Anies Baswedan mendapat sorotan.

Hal tersebut setelah dirinya gagal maju di Pilkada Jakarta.

Anies yang sebelumnya disebut-sebut mendapat dukungan banyak partai kini harus gigit jari.

Partai yang sebelumnya disebut bakal usung Anies keluar satu per satu.

Dimana para partai tersebut bergabung dengan koalisi lain.

Lantas Anies Baswedan berusaha mendapat dukungan dari Partai PDIP.

Namun berujung digantungkan.

Dan kini Anies Baswedan juga mendapat penolakan dari PKB.

Usaha Anies Baswedan untuk mendapatkan tiket melaju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta nampaknya pupus.

Setelah mencoba beberapa waktu untuk mendekati PDI-P, Anies akhirnya juga tak dipilih.

Sebenarnya, kesulitan Anies untuk bisa diusung PDI-P nampak terbaca dari pernyataan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat berpidato di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

“Lho saya tuh jadi suka garuk-garuk kepala lho, enak amat ya. Sekarang kita dicari dukungannya, bingung saya lho. Kamu ke mana ya kemarin sore ya? Lho iyalah, mbok jangan gitu dong,” sebut Mega.

Namun, setelah pernyataan Mega itu, sejumlah elite PDI-P belum satu suara.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto menyebutkan, masih terbuka peluang pihaknya bekerja sama dengan Anies.

Namun, Megawati hanya mengingatkan bahwa PDI-P punya mekanisme yang harus dipatuhi agar tidak asal mengusung figur tertentu dalam Pilkada DKI Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved