Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liputan UMKM

Apriliaflowers, Buket UMKM Terkenal di Kotamobagu Sulawesi Utara, Omset Jutaan per Hari

Nanda Aprilia Lomotu adalah nama tengah sang yang dijadikan nama usaha, Apriliaflowers, tempat buket terkenal di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

tribunmanado.co.id/Diki Gobel
Apriliaflowers, UMKM tempat jual buket yang cukup terkenal di Kotamobagu, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dibangun sejak 2020, usaha buket UMKM Apriliaflowers cukup terkenal di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Ada berbagai macam produk buket, seperti buket dengan hiasan bunga, buket dengan hiasan snack atau makanan ringan, dan lain sebagainya.

Berada di jalan KS Tubun no 401, Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, itu dikenal dengan usaha buket yang menarik.

Tidak hanya buket, di tempat ini juga dijual berbagai macam produk, yakni dekorasi, bunga, bingkai foto, mahar, seserahan dan printilan ulang tahun.

Apriliaflowers, UMKM tempat jual buket yang cukup terkenal di Kotamobagu.lo0
Apriliaflowers, UMKM tempat jual buket yang cukup terkenal di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Menurut pemilik dari usaha tersebut, Dinda Lomotu, nama usahanya itu diambil dari nama tengah adiknya.

“Sangat sayang adik, karena adik saya bukan tipe orang yang suka belajar, rasa khawatir terhadap masa depan adik saya, sehingga saya membuat usaha tersebut untuk masa depan adik saya,” katanya, Rabu (21/8/2024).

Nanda Aprilia Lomotu adalah nama tengah adiknya yang dijadikan nama usaha.

Dinda mengaku bila ide bisnisnya berawal dari faktor ekonomi yang mendorongnya bergerak.

“Keluarga mengalami krisis ekonomi dan biaya kuliah kedokteran sangat memerlukan banyak biaya,” ucapnya.

Dirinya mengajak sang adik untuk berjualan bersama, berawal dari jualan baju tidur, hingga masker.

Karena dirinya suka dengan kesenian, Dinda langsung mencoba membuat bunga dari kain flanel.

Dinda menuturkan bila awal mula membangun usahanya itu hanya bermodal Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu.

Selain itu, Dinda dengan sisa tabungannya kemudian memperbaiki gudang dan dijadikan toko ala kadarnya. Dirinya kemudian mengaku ingin lebih mengembangkan usahanya.

“Mengambil pinjaman di bank untuk mengembangkan, jadi sekarang sudah ada apriliaflower, apriliadecorasi, aprilialighting dan apriliavideobooth,” tuturnya.

Saat ini, omsetnya bisa mencapai jutaan per hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved