Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi

Gempa Megathrust Bukan untuk Menakuti, BMKG: Tapi Agar Lebih Giat Menyiapkan Mitigasi Bencana

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan potensi gempa di zona megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut

Editor: Glendi Manengal
Tribun Kaltim
Ilustrasi gempa bumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Seperti yang diketahui wilayah Indonesia rawan bencana.

Salah satu bencana yang diwaspadai yakni gempa bumi.

Seperti yang diketahui wilayah Indonesia masuk dalam Ring of Fire.

Dimana Indonesia secara geografis, terletak pada rangkaian Cincin Api.

Atau disebut Circum-Pacific Belt, adalah rangkaian gunung berapi sepanjang 40.000 km dan situs aktif seismik yang membentang di Samudra Pasifik. 

Hal tersebut membuat Indonesia menjadi wilayah yang rentan mengalami gempa Bumi.

Lantas info yang dibagikan soal gempa megathrust di wilayah Indonesia mendapat perhatian.

BMKG juga turus menanggapi soal info yang mereka bagikan.

Selain itu, kerawanan gempa yang tinggi di Indonesia juga diakibatkan oleh jalur pertemuan lempeng.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan potensi gempa di zona megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, tidak untuk menakut-nakut masyarakat dam wisatawan.

Tetapi, bertujuan untuk persiapan mitigasi bencana di daerah rawan gempa dari sisi pemerintah.

"Bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk kita siap, jadi pemerintah daerah di daerah yang rawan gempa tsunami agar lebih giat menyiapkan mitigasi," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat ditemui di gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (19/8/2024).

Dwi melanjutkan, ada pun mitigasi yang dimaksud meliputi edukasi kepada publik mengenai apa yang harus disiapkan sebelum terjadi gempa bumi. Serta, dapat memetakan zona-zona merah dan tata ruang bangunan.

Selain itu, tambanya, mitigasi bencana juga dapat dilakukan melalui edukasi kepada anak-anak hingga lansia.

"Apa yang harus dilakukan kalau terjadi gempa, apakah sudah reflek menunduk melindungi diri kalau terjadi gempa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved