Sejarah
Sejarah dan Kronologi Peristiwa Rengasdengklok, Soekarno dan Mohammad Hatta Diculik Kaum Muda
Jepang mulai terdesak dalam kancah perang Dunia II di wilayah Asia Pasifik sekitar akhir tahun 1943.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa Rengasdengklok adalah bagian penting dari sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.
Tanpa peristiwa ini, proklamasi 17 Agustus 1945 tak akan pernah terjadi.
Lantas bagiamana kronologi terjadinya peristiwa ini?
Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada 16 Agustus 1945.
Rengasdengklok sendiri merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kala itu, sejumlah pemuda merencanakan penculikan terhadap Soekarno dan Hatta.
Latar belakang
Jepang mulai terdesak dalam kancah perang Dunia II di wilayah Asia Pasifik sekitar akhir tahun 1943.
Hal ini membuat Jepang berusaha meraih dukungan dari orang-orang di wilayah jajahannya, termasuk Indonesia.
Untuk Indonesia, Jepang menjanjikan kemerdekaan.
Janji itu disebut Janji Koiso, merupakan pernyataan yang disampaikan Perdana Menteri Jepang Kuniaku Koiso pada 7 September 1944 dalam sidang istimewa Teikoku Henkai ke-85 di Tokyo.
Meski begitu, para tokoh nasional Indonesia merasa dikibuli oleh Jepang, karena janji tersebut terkesan tidak akan pernah ditepati.
Jepang pun membentuk satu badan yang bertugas mempersiapkan dan merancang berdirinya negara yang merdeka dan berdaulat.
Walhasil pada 26 April 1945, Dokoritsu Zyumbi Coosakai atau Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dibentuk.
Di tengah usaha Jepang membujuk orang-orang Indonesia agar mendapat simpati, pada 6 Agustus 1945 tiba-tiba Kota Hiroshima yang merupakan salah satu kota penting di negara itu dibom Amerika Serikat.
Sehari kemudian, tanggal 7 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk.
| Begini Penuturan Saksi Mata Peristiwa Merah Putih di Teling Manado |
|
|---|
| Ini Lokasi Tepat Eks Tangsi Belanda di Teling, Saksi Sejarah Peristiwa Merah Putih Manado |
|
|---|
| Daftar Nama Pejuang yang Berperan dalam Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado |
|
|---|
| Jejak Sejarah Perang Dunia II di Manado: Dari Markas Rahasia hingga Penemuan Huruf Kanji |
|
|---|
| Penulis Asal Sulawesi Utara Ini Yakin, Minahasa Keturunan Dinasti Han Tiongkok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/peristiwa-rengasdengklok-45845.jpg)