Pilpres AS
Republik Bersihkan Kekacauan usai Trump Marahi Pendonor Besar
Lingkaran dalam Donald Trump tengah berupaya membersihkan "kekacauan" yang diciptakan mantan presiden tersebut.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Lingkaran dalam Donald Trump tengah berupaya membersihkan "kekacauan" yang diciptakan mantan presiden tersebut setelah ia dilaporkan memerintahkan seorang ajudannya untuk mengirim serangkaian pesan teks berisi kemarahan kepada seorang pendonor besar di tengah situasi yang memanas.
Mantan presiden tersebut tampaknya telah terlibat dalam beberapa perilaku tidak menentu baru-baru ini. Menurut reporter New York Times Maggie Haberman, sebagian karena tekanan dari pemilihan presiden yang tidak biasa.
Ariana Baio dari Independent melaporkan, termasuk menyuruh ajudannya mengirim pesan teks kepada Miriam Adelson, janda taipan kasino Sheldon Adelson dan wanita terkaya kedelapan di dunia, mengeluh bahwa PAC (political action committee) yang didanainya, yang telah menggelontorkan jutaan dolar untuk mendukung Trump.
"Hal ini menimbulkan banyak kekhawatiran bahwa dia akan mengurangi sumbangannya," kata Haberman kepada pembawa acara CNN, Kaitlan Collins, pada hari Rabu.
Haberman melaporkan untuk The New York Times bahwa keputusan Trump untuk melontarkan pesan-pesan marah kepada Adelson sebagian didorong oleh Ike Perlmutter, mantan ketua Marvel Entertainment dan seorang pendonor besar Trump, yang berharap Adelson akan berkontribusi pada super PAC yang didukungnya.
Keluarga Adelson merupakan donatur lama Partai Republik dan telah sangat mendukung mantan presiden tersebut pada pemilihan sebelumnya.
Pada tahun 2016, menyumbang lebih dari 20 juta dolar untuk kampanye Trump dan 5 juta dolar untuk pelantikannya. Trump memberi Adelson Presidential Medal of Freedom pada tahun 2018.
Pada tahun 2020, keluarga Adelson menyumbangkan lebih dari 90 juta dolar kepada Preserve America PAC, sebuah PAC super yang memberikan 105 juta dolar kepada kampanye Trump.
"Ini kekacauan. Dan kekacauan yang tidak ingin dihadapi dunia Trump," imbuh Haberman.
Kekacauan ini dilaporkan merupakan akibat dari siklus pemilu yang menegangkan yang menyebabkan Presiden Joe Biden mengundurkan diri hampir 100 hari sebelum hari pemilihan dan digantikan oleh Wakil Presiden Kamala Harris.
Mantan presiden itu terbiasa menyerang Biden, presiden tertua dalam sejarah AS. Namun, masuknya Harris ke dalam persaingan dan bangkitnya kembali semangat Demokrat, telah membuat Trump kehilangan kendali.
Trump dilaporkan akan bertemu secara pribadi dengan Adelson pada hari Jumat di klub golf miliknya di Bedminster, New Jersey di mana ia juga akan mengadakan rapat umum.
Tampaknya kekacauan singkat itu tidak memengaruhi pendanaan Adelson.
"Namun ini bukanlah kisah yang ingin dihadapi oleh kandidat mana pun," kata Haberman kepada Collins. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/040824-trump2.jpg)