Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

NasDem Tarik Dukungan ke Anies di Pilkada Jakarta, Relawan: Rakyat Tak Berdaulat Lagi

Nasdem resmi menarik dukungan terhadap Anies Baswedan maju Pilkada Jakarta 2024. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyinggung momentum lain untuk Anies.

Editor: Arison Tombeg
Tribunnews.com Rahmat W Nugraha
Anies Baswedan. Nasdem resmi menarik dukungan terhadap Anies maju di Pilkada Jakarta 2024. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyinggung momentum lain untuk Anies. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Partai Nasdem resmi menarik dukungan terhadap Anies Baswedan maju di Pilkada Jakarta 2024. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyinggung momentum lain untuk Anies.

Juru Bicara Relawan Anies Baswedan, Iwan Tarigan merespons Partai NasDem tarik dukungan terhadap Anies untuk maju menjadi calon gubernur (cagub) Jakarta 2024. 

Iwan mengatakan pihaknya menghargai keputusan Partai Nasdem tersebut. Meski begitu dikatakannya, ketua parpol seharusnya menunjukan konsistensi dan keteladanan dalam berpolitik.

“Kami hanya mengharapkan agar ketua parpol menunjukkan konsistensi dan keteladanan dalam politik Indonesia, agar tidak menimbulkan preseden buruk saat sekarang dan masa yang akan datang,” kata Iwan, Jumat (16/8/2024).

Apa lagi dikatakan Iwan, pihaknya mendapatkan informasi kalau Ketua Parpol pendukung Anies Baswedan diintimidasi oleh rezim penguasa.

Tentunya hal itu dinilainya tidak bisa dibenarkan karena merusak demokrasi yang perjuangkan setelah reformasi 1998. 

“Esensi demokrasi yang kita anut untuk melibatkan rakyat memilih calon pemimpin terbaik diamputasi oleh elite politik. Dengan cara cara jahat dan tidak beretika, dengan cara memborong parpol,” terangnya. 

Sehingga kata Iwan, calon-calon yang berpotensi maju seperti Jakarta dan Banten berpotensi gagal maju ke Pilkada. Sehingga rakyat tidak diberikan pilihan memilih pemimpinnya.

“Jadi keadaan saat ini kami anggap demokrasi Indonesia sudah sampai di titik terendah. Karena rakyat sudah tidak berdaulat lagi atas suara dan pilihannya,” tegasnya.

Sebelumnya Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto mengumumkan NasDem resmi bergabung koalisi Indonesia maju (KIM). Hal itu seusai ia menerima kedatangan Ketum NasDem, Surya Paloh.

Adapun Paloh mendatangi rumah Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta, Kamis (15/8/2024) sore. Dia datang ditemani oleh petinggi NasDem, Viktor Laiskodat.

"Kita membahas beberapa masalah, dan kita sepakat untuk bekerja sama berkolaborasi dengan baik menghadapi tantangan masa depan," ucap Prabowo seusai menerima kedatangan Paloh.

Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan itu juga sekaligus menegaskan posisi NasDem. Yakni, partai besutan Surya Paloh tersebut akan masuk ke dalam KIM mendukung pemerintahannya.

"Saya tegaskan kembali bahwa saya sangat memandang kesatuan sebagai kunci keberhasilan bangsa. Oleh karena itu saya menyambut baik bersedianya Nasdem untuk bergabung dengan kami, sama-sama mengabdi kepada negara dan bangsa," jelasnya.

Sementara itu, Paloh membenarkan NasDem akan bergabung KIM dengan mendukung pemerintahan Prabowo. Hal itulah yang dibicarakannya dengan Eks Danjen Kopassus itu selama sejam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved