Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Perlombaan Elektoral Pilpres AS: Harris Menjauh dari Trump

Mantan Presiden Donald Trump yang sebelumnya mengungguli Presiden Joe Biden secara mengejutkan disalip Wakil Presiden Kamala Harris.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan Donald Trump. Mantan Presiden Trump yang sebelumnya mengungguli Presiden Joe Biden secara mengejutkan disalip Wakil Presiden Harris. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Perlombaan elektoral Pilpres Amerika Serikat begitu dinamis.

Mantan Presiden Donald Trump yang sebelumnya mengungguli Presiden Joe Biden secara mengejutkan disalip Wakil Presiden Kamala Harris.

Selang tiga pekan mengikuti perlombaan, pasca pengunduran diri Biden, Harris semakin menjauh dari Trump.

Jajak pendapat terus menunjukkan Harris mengungguli Trump sejak menjadi calon presiden resmi dari Partai Demokrat—dengan survei Morning Consult terbaru menunjukkan Harris unggul tiga poin.

Sara Dorn dari Forbes melaporkan, Wakil presiden mengungguli Trump dengan perolehan suara 47 persen berbanding 44 persen dalam jajak pendapat terbaru Morning Consult yang dirilis hari Selasa 13 Agustus 2024.

Ada 4 persen pemilih terdaftar yang disurvei memilih "orang lain" dan 4 persen menyatakan tidak tahu—minggu keempat berturut-turut jajak pendapat mingguan Morning Consult menunjukkan Trump tertinggal dari Harris.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Jumat menemukan Harris unggul dengan perolehan suara 42 persen berbanding 37 persen ketika para pemilih diizinkan untuk mengatakan mereka tidak tahu siapa yang akan mereka pilih, bergeser dari keunggulan Harris sebesar 37-34 persen pada akhir Juli—namun keunggulan tersebut bergeser menjadi hanya 49-47 persen yang menguntungkan Harris ketika para pemilih yang tidak yakin ditekan untuk menjawab.

Survei YouGov/Economist yang dirilis Rabu juga menemukan Harris naik dua poin, 45 persen berbanding 43 persen, dengan kandidat pihak ketiga, termasuk independen Robert F Kennedy Jr, pada surat suara (pemilih juga diberi pilihan untuk memilih yang lain, mengatakan mereka tidak akan memilih atau tidak yakin).

Harris unggul tiga poin atas Trump dalam jajak pendapat NPR/PBS News/Marist yang dirilis hari Selasa, dengan perolehan suara 48 persen berbanding 45 persen atas Trump, meskipun dengan margin kesalahan 3,3 poin, Trump masih dalam jarak yang dekat, sementara kandidat independen Robert F Kennedy Jr tertinggal jauh di belakang dengan 5 persen.

Harris juga mengungguli Trump dengan satu poin secara nasional dalam jajak pendapat CBS News yang dirilis hari Minggu, sebagian karena pemilih muda dan pemilih kulit hitam mengatakan mereka lebih cenderung memberikan suara dan kaum perempuan mengindikasikan mereka yakin Harris akan lebih memihak pada kepentingan mereka (margin kesalahan 2,1 poin).

Jajak pendapat CBS News—yang dilakukan pada tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus—juga menemukan bahwa Trump dan Harris terkunci dalam posisi seri di antara para pemilih di tujuh negara bagian medan pertempuran teratas (Michigan, Pennsylvania, Arizona, Wisconsin, Georgia, North Carolina, dan Nevada).

Trump mengungguli Harris dalam sedikitnya delapan jajak pendapat lainnya sejak Presiden Joe Biden keluar dari persaingan, tetapi sebagian besar menunjukkan dia menggoyahkan keunggulan Trump atas Biden dan tingkat persetujuan terhadapnya meningkat sejak dia mengumumkan pencalonannya.

Trump mengungguli Harris dengan satu poin (48 persen berbanding 47 persen) dalam jajak pendapat New York Times/Siena yang dilakukan pada 22-24 Juli, dua poin (49 persen berbanding 47 persen) dalam jajak pendapat Wall Street Journal pada 23-25 ​​Juli, dan dua poin (47 persen berbanding 45 persen) dalam survei daring HarrisX/Forbes yang dirilis pada 26 Juni. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved