Pilpres AS
Eskalasi Pilpres AS: Trump Serang Harris, Sebut "Jalang"
Mantan Presiden Donald Trump semakin kembali menyerang Kamala Harris. “Saya pikir saya benar,” ujar Trump lalu menyebut “jalang”.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Mantan Presiden Donald Trump semakin kembali menyerang Kamala Harris.
“Saya pikir saya benar,” ujar Trump lalu menyebut “jalang”, menurut laporan The New York Times.
Mantan presiden tersebut dikatakan marah karena Harris naik dalam survei nasional maupun di negara-negara bagian yang kemungkinan akan menentukan hasil pemilu.
Harris memperoleh keunggulan lima poin atas Trump dalam survei Reuters/Ipsos terbaru, menempatkannya pada perolehan suara 42 persen dan kandidat Republik 37 persen secara nasional dengan waktu kurang dari tiga bulan menjelang pemilihan presiden pada bulan November.
Survei New York Times/Siena College, Harris mengungguli Trump dengan empat poin di Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin.
Oliver O'Connell, Josh Marcus, Joe Sommerlad dari Independet melaporkan, dalam sebuah rapat umum pada Sabtu, Harris mengatakan kepada pengunjuk rasa pro-Palestina di Arizona bahwa sekaranglah saatnya untuk mencapai gencatan senjata antara Israel dan Hamas serta membebaskan para sandera.
Dia dan Presiden Joe Biden telah bekerja sepanjang waktu dengan tujuan tersebut.
Trump berpidato di sebuah rapat umum di Bozeman, Montana. Dia terlambat setelah pesawatnya dialihkan karena masalah mekanis.
Ia secara keliru mengklaim Harris tidak akan berdebat dengannya, sebelum mengakui bahwa mereka akan berdebat pada tanggal 10 September.
Akhiri Pajak Tip
Harris berjanji untuk bekerja guna menghilangkan pajak atas tip yang dibayarkan kepada pekerja restoran dan karyawan layanan lainnya.
Harris membuat pengumuman tersebut pada rapat umum di kampus Universitas Nevada, Las Vegas, tempat ekonomi sangat bergantung pada industri perhotelan, restoran, dan hiburan.
Trump pada dasarnya bersumpah akan hal yang sama pada rapat umum di kota itu pada bulan Juni — meskipun baik dia maupun Harris kemungkinan besar tidak akan dapat melakukannya sepenuhnya tanpa tindakan dari Kongres.
"Saya berjanji kepada semua orang di sini bahwa, saat saya menjadi presiden, kami akan melanjutkan perjuangan kami untuk keluarga pekerja di Amerika," kata Harris.
"Termasuk menaikkan upah minimum dan menghapus pajak atas tip bagi pekerja jasa dan perhotelan."
Trump menanggapi di situs media sosialnya beberapa saat kemudian, dengan menulis bahwa Harris hanya meniru kebijakan tanpa pajak atas tip miliknya.
"Bedanya, dia tidak akan melakukannya, dia hanya menginginkannya untuk tujuan politik!," tulis mantan presiden itu. "Itu ide Trump - Dia tidak punya ide, dia hanya bisa mencuri dari saya," tulis Trump. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/110824-harris-trump1.jpg)