Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Survei Terbaru Pilpres AS: Trump vs Harris Bersaing Ketat, Isu Ekonomi Siapa Unggul?

Donald Trump memimpin Wakil Presiden Kamala Harris dengan perolehan suara 48 persen berbanding 46 persen secara keseluruhan dalam survei isu ekonomi.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan Donald Trump. Mantan Presiden Trump memimpin Wakil Presiden Harris dengan perolehan suara 48 persen berbanding 46 persen secara keseluruhan dalam survei isu ekonomi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Mantan Presiden Donald Trump memimpin Wakil Presiden Kamala Harris dengan perolehan suara 48 persen berbanding 46 persen secara keseluruhan.

Trump unggul atas Harris dengan skor dua banding satu dalam isu ekonomi versi CNBC.

Temuan lain, Partai Demokrat sekarang jauh lebih puas dengan calon mereka dan Harris melihat keuntungan besar di kalangan pemilih muda.

Survei CNBC terhadap 1.001 warga Amerika secara nasional dilakukan pada tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus dengan margin kesalahan kurang lebih 3,1 persen.

Steve Liesman dari CNBC melaporkan, setelah Presiden Joe Biden digantikan Harris, percobaan pembunuhan terhadap Trump, dan konvensi Partai Republik, keunggulan Trump sebesar 48 persen-46 persen masih dalam batas kesalahan survei.

Tidak berubah dari keunggulan 45 - 43 persen yang diraih Trump atas Biden dalam Survei NBC News bulan Juli.

Meskipun persaingan langsung tetap sama, ada perubahan dramatis bagi kedua belah pihak yang membuat persaingan tetap seimbang.

Perubahan paling dramatis, 81 persen Demokrat merasa puas dengan Harris sebagai calon mereka, dibandingkan dengan hanya 33 persen yang merasa puas dengan Biden.

Namun, hal itu sebagian diimbangi oleh kenaikan 9 poin di kalangan Republik yang merasa puas dengan Trump sebagai calon, sehingga jumlahnya menjadi 80 persen.

Minat terhadap pemilu meningkat 3 poin untuk Demokrat, tetapi meningkat 2 poin untuk Republik.

Pemilih muda menunjukkan dukungan yang jauh lebih besar untuk Harris daripada yang mereka lakukan untuk Biden, mendukung wakil presiden sekarang dengan 10 poin, dibandingkan dengan mendukung Trump dengan 2 poin dalam jajak pendapat bulan Juli.

Itu diimbangi oleh perubahan besar sebesar 12 poin di antara pemilih berusia 35-49 tahun yang mendukung Trump. Kelompok usia tersebut sekarang mendukung Trump dengan 9 poin.
Peringkat persetujuan bersih Harris (persetujuan dikurangi ketidaksetujuan) meningkat dari -15 dalam survei NBC bulan Juli menjadi -8, tetapi Trump meningkat dalam jumlah yang hampir sama menjadi -9.

“Kini ini bukan lagi referendum terhadap Trump, melainkan persaingan langsung antara kedua kandidat,” kata Micah Roberts, mitra Public Opinion Strategies yang bertindak sebagai pengumpul suara dari Partai Republik dalam survei tersebut.

Intinya, persaingan tetap ketat dan kedua kandidat telah mengonsolidasikan dukungan di antara anggota partai masing-masing, tetapi tak satu pun dari mereka yang berhasil membuat terobosan berarti di antara kelompok-kelompok yang pada akhirnya akan memenangkan kursi kepresidenan bagi mereka.

Jay Campbell, mitra Hart Research, yang memimpin survei dan bertindak sebagai penjajak pendapat Demokrat, mengatakan Harris memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam waktu yang singkat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved