Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olimpiade Paris 2024

Presiden Jokowi Beri Ucapan Selamat kepada Veddriq Leonard, Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024

Presiden Jokowi Beri Ucapan Selamat kepada Veddriq Leonard, Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
AFP/Jonathan D
Presiden Jokowi Beri Ucapan Selamat kepada Veddriq Leonard. Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kontingen Indonesia akhirnya meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.

Raihan medali emas Olimpiade Paris 2024 untuk Indonesia dipersembahkan oleh Veddriq Leonardo.

Veddriq Leonardo turun di cabor panjat tebing

Ia bertarung sengit di final nomor men's speed wall panjat tebing Olimpiade Paris 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan selamat kepada atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, Kamis (8/8/2024).

Jokowi memuji kemenangan Veddriq sebagai sejarah baru bagi Indonesia di Olimpiade.

Veddriq menjadi atlet panjat tebing pertama yang mampu menyumbangkan emas dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di Olimpiade.

"Olimpiade Paris 2024 membawa kebanggaan baru bagi Indonesia berkat Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing kebanggaan bangsa, yang meraih medali emas Indonesia pertama di Olimpiade Paris 2024," ujar Jokowi dalam unggahan di akun media sosial X resminya @jokowi pada Kamis malam.

"Raihan ini sekaligus menjadi sejarah penyumbang emas pertama Indonesia dari cabang panjang tebing kategori speed wall climbing Olimpiade. Selamat!," kata Presiden.

KLASEMEN Medali Olimpiade Paris 2024: Veddriq Leonardo Raih Emas, Indonesia Setara Thailand.
Veddriq Leonardo Raih Emas Panjat Tebing Olimpiade Paris 2024. (AFP/Fabrice Coffrini)

Sebelumnya, Veddriq Leonardo meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Climbing Venue, Kamis sore waktu Indonesia, setelah mengalahkan Wu Peng dari China.

Perjuangan Veddriq pada babak pamungkas nomor speed panjat tebing dimulai di perempat final melawan Bassa Mawem (Perancis), pemilik rekor Olimpiade sebelumnya di Tokyo dengan 5,45 detik.

Namun, atlet asal Pontianak ini mengalahkan Mawem dengan catatan waktu 4,88 detik, sedangkan sang wakil tuan rumah mencatatkan waktu 5,26 detik.

Kemudian Veddriq melawan Reza Alipour Shenazandifard (Iran) yang mengemas 5,57 detik saat menghadapi Amir Maimuratov (Kazakhstan) yang membuat waktu 6,14 detik pada laga semifinal.

Veddriq mencatatkan personal best dengan waktu 4,78 detik, mengungguli Alipour yang finis dengan waktu 4,84 detik.

Di partai final, Veddriq menghadapi Wu Peng (China), peringkat kedua dunia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved