Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olimpiade Paris 2024

5 Fakta Menarik Veddriq Leonardo, Penyumbang Emas Pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo menjadi sosok yang menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia. Berikut fakta-fakta unik tentang Veddriq

Tayang:
Editor: Erlina Langi
Kolase Tribun Manado via NOC INDONESIA/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia
5 Fakta Menarik Veddriq Leonardo, Penyumbang Emas Pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indonesia akhirnya memiliki medali emas pertama di Olimpiade Paris 2024.

Atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo menjadi sosok yang menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia.

Siapa sangka, atlet kelahiran Pontianak pada 11 Maret 1997 itu unggul 2 detik dari lawannya

Ya, Veddriq sukses mencatatkan waktu 4,75 detik dari atlet China Wu Pong dengan waktu 4,77 detik

Keunggulan tipis Veddriq pada pertandingan final tersebut digelar di Le Bourget Climbing Venue, Kamis (8/8/2024).

Dengan hasil ini, Indonesia sejauh ini sudah mengemas dua medali dalam Olimpiade Paris 2024, yakni satu emas dan satu perunggu.

Berikut ini fakta-fakta terkait Veddriq Leonardo sebelum menjadi penyumbang medali emas pertama bagi Indonesia:

1. Semula tak direstui oleh sang ibu

Atlet kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat ini sudah menggeluti olahraga panjat tebing sejak duduk di bangku SMA.

Perjuangannya tak mudah. Sang ibu semula tak mengizinkannya untuk menggeluti dunia panjat tebing karena berisiko.

"Ibu khawatir karena ini olahraga ekstrem. Ada risiko jatuh dan cedera. Namun, saya telanjur suka olahraga ini. Saya buktikan kepada ibu bahwa saya bisa berprestasi," kata Veddriq, dikutip dari pemberitaan Harian Kompas (4/6/2021).

Apalagi, tak ada satu pun dari keluarganya yang memiliki latar belakang panjat tebing.

Kendati demikian, ia berhasil meraih beberapa gelar juara panjat tebing ketika SMA. Saat itu, ibunya pun perlahan mulai merestui minat anaknya.

Kepercayaan sang ibu itu pun dibayar dengan beragam gelar juara dunia dan raihan medali emas olimpiade.

2. Pernah berniat berhenti dari dunia panjat tebing

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved