Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta, Poltracking: Kuncinya di PKS

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Yanta Yuda menganalisa, PKS sebagai pemegang kunci melawan skenario kotak kosong di Pilkada Jakarta 2024.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
YOUTUBE
Ilustrasi kotak kosong di surat suara. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Yanta Yuda menganalisa, PKS sebagai pemegang kunci melawan skenario kotak kosong di Pilkada Jakarta 2024. 

Peluang berkoalisi antara PKS dan PDIP bisa terjadi, meski ideologinya berbeda.

PKS dikenal sebagai partai berbasis Islam, sedangkan PDIP dikenal sebagai partai nasionalis.

Pada Pilkada 2017, kedua partai itu jadi rival politik.

PKS dan Gerindra yang mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno berhasil memenangi pertarungan dengan mengalahkan paslon dari PDIP yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, sebetulnya PKS dan PDIP memiliki banyak kesamaan.

Salah satunya adalah urusan kemanusiaan, kedua partai ini fokus pada persoalan yang dialami masyarakat.

"Ada titik temu antara PKS dan PDIP, masalah kesejahteraan, masalah keadilan sosial, masalah pengangguran, masalah banjir, masalah macet. Ini kan nggak ditentukan oleh ideologi dan keyakinan. Siapapun kita, masih ada titik temu di titik kemanusiaan," kata Khoirudin di DPRD DKI Jakarta pada Rabu (7/8/2024). (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved