Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Cengkih di Manado

Gudang di Wanea Manado Sulawesi Utara Saat Ini Tampung Hampir 1000 Ton Cengkih

Salah satu gudang di Toko Cengkih Wanea bahkan telah menampung hampir 1000 ton cengkih dari berbagai petani.

Petrick/Tribun Manado
Potret di Gudang Cengkih Wanea Manado, Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Panen raya cengkih di Sulawesi Utara membawa dampak signifikan terhadap harga komoditas tersebut.

Harga cengkih yang semula mencapai Rp 106.000 per kilogram kini merosot tajam menjadi Rp 83.000 hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Meskipun demikian, para petani tetap memilih untuk menjual hasil panen.

Pantauan Tribunmanado.co.id, sebulan terakhir harga terus merosot.

Penurunan harga ini tak terelakkan akibat melimpahnya pasokan cengkih di pasaran.

Salah satu gudang di Toko Cengkih Wanea bahkan telah menampung hampir 1000 ton cengkih dari berbagai petani.

"Kurang lebih sebanyak itu," ujar seorang pemilik gudang yang enggan disebutkan namanya, Rabu (7/8/2024).

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar cengkih yang diterima berasal dari petani di Minahasa Selatan (Minsel).

"Karena banyak yang jual jadi harganya turun," tambahnya.

Meskipun harga turun, pihak gudang tetap berusaha memberikan harga yang pantas untuk memastikan para petani tetap merasa diuntungkan.

Di tengah kondisi ini, harapan agar harga cengkih kembali stabil pun disuarakan.

Pemilik gudang tersebut berharap agar harga bisa kembali menguntungkan petani.

Sehingga mereka dapat terus bertahan di tengah fluktuasi pasar.

"Kami tetap beri harga yang bisa membuat mereka senang," ujarnya, menyiratkan upaya mereka untuk mendukung petani di saat yang sulit ini.

Disisi lain Steva, salah satu penjual asal Minahasa Selatan katakan, harga saat ini masih belum sesuai harapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved