Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Cengkih di Manado

Update Harga Cengkih di Manado Sulawesi Utara, Anjlok Hingga Rp 102 Ribu Per Kilogram

Pantauan di salah satu penampungan area Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kamis (8/8/2025), harga cengkih saat ini berada di angka Rp 102.500.

Tayang:
Tribun Manado/Petrick Sasauw
CENGKIH - Potret Cengkih di Kota Manado, Sulawesi Utara. Harga Cengkih Turun Hingga Menyentuh Angka Rp 102.500 per kilogram di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kamis (8/8/2025). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga cengkih di Kota Manado, Sulawesi Utara kembali mengalami penurunan signifikan. 

Pantauan di salah satu penampungan area Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kamis (8/8/2025), harga cengkih saat ini berada di angka Rp 102.500 per kilogram.

Harga ini mengalami penurunan dibanding beberapa waktu lalu yang masih berada di kisaran Rp 105.000 per kilogram. 

Penurunan ini disebut-sebut sudah berlangsung secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir.

“Beberapa minggu lalu masih di angka Rp 120 ribu, tapi terus turun pelan-pelan sampai sekarang,” ujar Iwan, salah satu karyawan di lapak pembeli cengkih di Karombasan.

Menurut Iwan, penurunan harga ini bahkan sempat membuat beberapa warga kecewa saat datang menjual hasil panen mereka.

“Ada yang mengeluh, kira harganya masih di atas Rp 110 ribu, ternyata sudah turun,” ucapnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab penurunan harga.

Namun menduga hal ini dipengaruhi oleh stok cengkih yang melimpah dan kualitas hasil panen yang kurang baik belakangan ini.

Situasi serupa juga terjadi di gudang penyimpanan cengkih di Jalan Sam Ratulangi, Wanea. 

Harga yang ditawarkan di sana juga berada di angka Rp 102.500 per kilogram, dengan tren yang terus menurun.

Seorang pekerja di gudang tersebut mengatakan bahwa penurunan harga sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. 

“Sudah turun terus sejak akhir bulan lalu,” katanya singkat.

Penurunan ini cukup meresahkan petani dan pelaku usaha, sebab harga sudah mendekati batas Rp 100 ribu per kilogram, yang dianggap sebagai angka “anjlok” untuk komoditas ini. (Pet)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca juga: Akademisi Unsrat Manado: Produk Turunan Kelapa Sulut Bisa untuk Farmasi, Otomotif, Helm Anti Peluru

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved