Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olimpiade Paris 2024

Gregoria Mariska Raih Medali Perunggu, Ini Kata Pelatih Tunggal Putri

Gregoria Mariskan Tunjung membawa pulang medali tunggal putri pertama Indonesia setelah Maria Kristin mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Beijing

PBSI/Badmintonphoto/Mikael Ropars
Gregoria Mariska Raih Medali Perunggu, Ini Kata Pelatih Tunggal Putri 

Gregoria Mariska Tunjung harus mengakui keunggulan An Se-young 21-13, 11-21 dan 16-21 di babak semifinal yang bergulir di Port de la Chapelle Arena, Paris, pada sore hari WIB tersebut.

Dirinya lalu harus menunggu laga semifinal satu lagi antara Carolina Marin dan He Bing Jao (China) untuk mengetahui siapa yang bakal ia hadapi di partai perebutan medali perunggu.

Marin tampak akan menjadi lawan Jorji karena unggul 21-14 atas He Bing Jao pada gim pertama. Namun, pemenang medali emas Olimpiade 2016 tersebut mengalami cedera serius ketika gim kedua tengah berada di skor 10-8.

Berdasarkan keputusan medis, Marin pun harus mundur dari Olimpiade Paris 2024 dengan BWF mengesahkan bahwa laga perebutan peringkat ketiga tak akan bergulir dan medali perunggu menjadi milik Gregoria.

Pebulu tangkis asal Wonogiri tersebut pun berbicara soal momen ia mengetahui bahwa dirinya menjadi pemenang medali perunggu.

"Tadi aku lagi stretching, terus Marin jatuh, kebetulan hari ini aku ada tes juga, jadi  tidak sempat lihat keputusannya bagaimana, cuma katanya diputuskan Retired," ucap Gregoria dalam keterangan dari Komite Olimpiade Ingdonesia.

"Bingung ya, salah banget aku happy dengan penderitaan orang lain."

"Ini musibah untuk Marin, tapi aku  bingung bereaksi saja, kaya tidak mau ini terjadi. Junut banget aku bersyukur medalinya, tapi bukan happy gitu," lanjutnya. 

Gregoria melanjutkan tradisi nomor tunggal putri yang selalu berhasil memenangkan medali apabila berhasil lolos ke semifinal.

Ini juga medali pertama Merah Putih di nomor tunggal putri setelah Maria Kristin Yulianti yang juga mendapatkan perunggu pada Beijing 2008.

Jorji bergabung bersama para legenda, Susi Susanti, Mia Audina, dan juga Maria Kristin para tunggal putri Tanah Air yang membawa pulang medali Olimpiade.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved