Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Daftar Pantangan Bagi yang Punya Gula Darah Tinggi, Berikut Penjelasannya

Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, bisa dicegah dengan mengatur asupan makanan dan minuman, serta melakukan pola hidup sehat

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Google
Pantangan Gula darah tinggi yang harus anda waspadai. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui kesehatan menjadi hal penting bagi setiap orang.

Lantas untuk mendapatkan kesehatan orang rela melakukan apapun.

Hal tersebut agar terhindar dari penyakit.

Namun seringkali ada hal-hal yang terlewatkan hingga terkena penyakit.

Salah satunya mengenai gula darah tinggi.

Tentunya hal tersebut ingin dihindari setiap orang agar.

yang gula darah tinggi tentunya wajib memperhatikan apa yang dikonsumsi.

Berikut ini daftar pantangan bagi penderita gula darah tinggi.

Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, bisa dicegah dengan mengatur asupan makanan dan minuman, serta melakukan pola hidup sehat. Lalu, apa pantangan gula darah tinggi?

Selain makanan dan minuman tinggi gula, Anda yang memiliki gula darah tinggi perlu membatasi konsumsi karbohidrat, lemak jenuh, dan lemak trans.

Selain itu, kebiasaan yang kurang sehat, seperti begadang dan jarang olahraga juga perlu dihindari.

Untuk lebih jelasnya, ketahui beberapa pantangan gula darah tinggi berikut ini.

Apa pantangan gula darah tinggi?

Gula darah tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius jika tidak segera ditangani.

Selain minum obat, terdapat beberapa jenis makanan dan minuman, serta kebiasaan buruk yang harus dihindari agar gula darah cepat turun.

Disarikan dari Healthline dan Mayo Clinic, berikut adalah beberapa makanan dan minuman, serta kebiasaan buruk yang jadi pantangan gula darah tinggi yang perlu diketahui.

  • Lemak jahat

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans bisa meningkatkan berat badan sehingga akan sulit untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.

Beberapa jenis makanan dengan lemak jenuh yang perlu dibatasi atau dihindari, yakni mentega, sosis, bakon, dan minyak kelapa.

  • Makanan tinggi kolesterol

Makanan tinggi kolesterol tidak hanya akan meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam darah, tetapi juga bisa jadi penyebab gula darah tinggi.

Hindari beberapa jenis makanan tinggi kolesterol, seperti produk olahan susu tinggi lemak, kuning telur, jeroan, dan batasi jumlah kolesterol harian agar tidak lebih dari 200 miligram (mg).

  • Makanan tinggi garam

Konsumsi garam berlebih ternyata sudah terbukti dapat meningkatkan risiko diabetes dan meningkatkan risiko komplikasi pada penderita gula darah tinggi.

Agar kesehatan tetap terjaga, batasi konsumsi garam agar tidak lebih dari 2.300 mg per hari, atau sesuai dengan anjuran dokter sesuai dengan kondisi tubuh dan kesehatan pribadi.

  • Kebiasaan jarang berolahraga

Jarang berolahraga tidak hanya bisa membuat tubuh rentan terhadap penyakit, tetapi juga akan meningkatkan berat badan dan menurunkan sensitivitas insulin.

Anda yang memiliki gula darah tinggi diimbau untuk berolahraga setidaknya selama 150 menit per minggu agar otot bisa menggunakan gula sebagai sumber energi dan kontraksi otot.

  • Karbohidrat

Tubuh akan memecah karbohidrat menjadi gula, khususnya glukosa, sehingga konsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan gula darah.

Beberapa jenis makanan tinggi karbohidrat yang perlu dibatasi atau dihindari konsumsinya, yakni roti tawar, kentang, dan nasi putih.

  • Stres

Stres bisa membuat tubuh memproduksi hormon glukagon dan kortisol yang bisa meningkatkan kadar gula darah.

Untuk itu, Anda diimbau untuk mengurangi stres dengan melakukan kegiatan relaksasi, seperti meditasi, latihan pernapasan, dan yoga.

  • Kurang tidur

Kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan dan berat badan sehingga berdampak negatif pada kadar gula darah di dalam tubuh.

Tidur setidaknya selama tujuh hingga delapan jam setiap malam sangat disarankan untuk menurunkan gula darah tinggi.

  • Berat badan berlebih

Berat badan berlebih, atau obesitas, sudah terbukti dapat meningkatkan kadar gula darah dan risiko diabetes tipe 2.

Sebaliknya, menurunkan berat badan setidaknya lima persen dapat meningkatkan regulasi gula darah dan menurunkan kebutuhan konsumsi obat diabetes.

Memahami apa pantangan gula darah tinggi sangatlah penting sehingga Anda bisa melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan.

Meskipun begitu, Anda tetap diimbau untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis diet dan pengobatan atau perawatan yang diperlukan untuk mengatasi gula darah tinggi.

Hindari melakukan diagnosis pribadi mengonsumsi obat-obatan yang belum terbukti aman secara medis karena justru bisa berbahaya untuk kesehatan.

(Sumber Kompas)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved