Pilpres AS
Kampanye di Massachusetts: Harris Kumpulkan 1,5 Juta Dolar
Kamala Harris mengadakan penggalangan dana pertamanya dan mengumpulkan 1,5 juta dolar atau setara Rp 22,5 miliar di Massachussetts.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Pada kampanye di Negara Bagian Massachusetts Barat hari Sabtu atau Minggu 28 Juli (Wita), Wakil Presiden Kamala Harris mengadakan penggalangan dana pertamanya dan mengumpulkan 1,5 juta dolar atau setara Rp 22,5 miliar.
Sekitar 750 orang memenuhi Teater Kolonial yang bersejarah untuk mendengarkan pidato Harris, serta musisi Yo Yo Ma dan James Taylor — yang memperkenalkan wakil presiden.
"Semoga dukungan penuh kita menjadi angin yang berhembus di layarnya," kata Taylor. "Harapan kita menyertainya dan dia mewakili kita semua. Merupakan hak istimewa, kehormatan, dan kesenangan yang luar biasa bagi saya untuk memperkenalkan presiden Amerika Serikat berikutnya, Wakil Presiden Kamala Harris," katanya dikutip wbur.org.
Acara penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 juta dolar dari lebih dari 750 peserta, menurut penyelenggara. Harga tiket mulai dari 100 dolar hingga lebih dari 12.000 dolar.
Saat pidato, Harris memaparkan kepada para pendukungnya visinya bagi perekonomian Amerika.
"Masa depan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan keadilan ekonomi, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk bersaing, berkembang, dan sejahtera," katanya. "Untuk membangun bisnis, memiliki rumah, dan membangun kekayaan untuk generasi mendatang."
Harris mengatakan rencana mantan Presiden Donald Trump akan menyalakan kembali inflasi dan mengakhiri Undang-Undang Perawatan Terjangkau.
"Dan mari kita kembali ke masa ketika perusahaan asuransi memiliki kewenangan untuk menolak orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya. Kalian ingat apa itu? Dan kita tidak akan kembali. Kita tidak akan kembali," katanya.
Harris mengatakan menjelang pemilihan "tidak akan mudah," dan bertanya kepada para pendukungnya apakah mereka "siap untuk mulai bekerja."
Di luar teater, pendukung Harris berkumpul. Beberapa orang, seperti Lisa Richards. "Tulisannya 'Cat Ladies for Kamala,'" kata Richards, 60 tahun.
Di seberang jalan, Sabrina Stiles, 58, memamerkan gelangnya yang bertuliskan, "Kamala 2024"
"Kami tidak ingin kembali. Seperti yang dia katakan, tidak ada pria yang boleh — tidak ada seorang pun yang boleh memberi tahu seorang wanita apa yang harus dilakukan dengan tubuhnya," kata Stiles. "Kami akan membuat kisahnya, bukan sejarah."
"Sangat gembira, sangat gembira," kata Theresa Daniels.
Pendukung Donald Trump dan pendukung kandidat independen Robert Kennedy Jr juga ada di sana, begitu pula orang-orang yang memprotes dukungan AS terhadap perang di Gaza. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/290724-Harris-kampanye.jpg)