Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Harris Gerus Trump di Pilpres AS: Dapat Limpahan Suara Kulit Hitam - Hispanik - Independen

Jika pemilih kulit putih cenderung ke Donald Trump, sebaliknya pemilih kulit hitam kian solid merapat ke Kamala Harris.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Donald Trump dan Kamala Harris. Jika pemilih kulit putih cenderung ke Donald Trump, sebaliknya pemilih kulit hitam kian solid merapat ke Kamala Harris, 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Basis pemilih calon presiden Amerika Serikat semakin terkonsentrasi pasca pengunduran diri Joe Biden dari Pilpres AS.

Jika pemilih kulit putih cenderung ke Donald Trump, sebaliknya pemilih kulit hitam kian solid merapat ke Kamala Harris, capres kuat Partai Demokrat keturunan Jamaika - India ini.

Survei Juni 2024 oleh CNN kerja sama dengan SSRS, pemilih kulit hitam terbagi 70 persen untuk Biden dan 23 persen untuk Trump. Survei terbaru 78 persen untuk Harris dan 15 persen untuk Trump. Bergeser 8 poin untuk keunggulan Harris.

Lalu bagaimana dengan pemilih Hispanik? Di antara pemilih Hispanik, Biden tertinggal dari Trump dalam jajak pendapat sebelumnya 50 persen dan 41 persen.

Para pemilih yang sama sekarang terbagi hampir sama, 47 persen Harris dan 45 persen untuk Trump. Kandidat Demokrat telah mengalahkan Republik di ceruk pemilih Hispanik dengan selisih 2 poin, sebelumnya tertinggal 9 poin.

Tak kalah menarik mencermati kencenderungan pemilih berbasis gender.

Pemilih wanita membagi 46 persen Biden dan 46 persen Trump dalam jajak pendapat sebelumnya, tetapi sekarang membagi 50 persen Harris dan 45 persen Trump.

Lagi-lagi Trump tertinggal dari Harris. Selisih di kalangan pemilih wanita Harris unggul 5 poin.

Pemilih independen juga tak luput dari penelitian kali ini. Pada survei sebelumnya, 47 persen mendukung Trump dan 37 persen mendukung Biden.

Kini pemilih independen terbagi menjadi 46 persen mendukung Trump dan 43 persen mendukung Harris.

Selisih 3 poin didorong oleh meningkatnya dukungan terhadap Harris di kalangan pemilih independen yang condong ke Partai Demokrat.

Sementara 81 persen pemilih dalam kelompok itu mendukung Biden pada bulan April atau Juni, 90 persen dari mereka kini mendukung Harris.

Secara keseluruhan, menurut survei terbaru CNN kerja sama dengan SSRS, Trump memperoleh dukungan 49 persen dari pemilih terdaftar di seluruh negeri, sementara Harris memperoleh 46 persen, masih dalam batas kesalahan pengambilan sampel.

Itu adalah persaingan yang lebih ketat daripada jajak pendapat CNN sebelumnya tahun ini yang menemukan persaingan antara Biden dan Trump.

Survei dilakukan pada tanggal 22 dan 23 Juli terhadap 1.631 permilih terdaftar secara nasional. Margin of error kurang lebih 4,2 persen. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved