Pilpres AS
Pendukung Trump Teriak Ingin Biden Bukan Harris
Donald Trump bertanya kepada para pendukungnya mengenai apakah mereka lebih suka dia melawan Presiden Joe Biden atau Wakil Presiden Kamala Harris.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Mantan Presiden Donald Trump bertanya kepada para pendukungnya mengenai apakah mereka lebih suka dia melawan Presiden Joe Biden atau Wakil Presiden Kamala Harris.
Pendukung Trump berteriak menginginkan Presiden Biden berusia 81 tahun itu sebagai lawan Trump bukan Harris.
Trump kampanye perdana di Michigan pada Minggu 21 Juli 2024 pasca penembakan di Pennsylvania.
Mark Niquette dari Business Standrd dalam artikel berjudul "US elections: Trump fans yell they want Biden, not Harris, as 2024 opponent" menjelaskan, informsi ini mencerminkan perhitungan yang terjadi dalam lingkaran Demokrat dan Republik.
Trump siap mengalahkan Biden, sebuah pernyataan yang didukung oleh serangkaian survei baru dalam beberapa hari terakhir.
"Pada saat ini, para petinggi Partai Demokrat tengah berusaha keras untuk menggulingkan hasil pemilihan pendahuluan partai mereka sendiri untuk menyingkirkan Joe Biden dari daftar pemilih," kata Trump dalam rapat umum pada di Grand Rapids, Michigan. "Tidak mungkin hal itu terjadi pada orang yang lebih baik," candanya.
Presiden Biden sedang berunding akhir pekan ini dengan para ajudan politik utamanya saat ia merencanakan untuk kembali berkampanye meskipun ada banyak permintaan dari sesama Demokrat untuk mundur.
Harris, sebagai calon wakil presidennya, dipandang sebagai salah satu calon pengganti yang paling mungkin jika Biden mengundurkan diri dari pencalonan.
Menjelang rapat umum tersebut, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dan sejumlah Demokrat lainnya berupaya mengalihkan perhatian dari Biden dan menuju Proyek 2025, sebuah cetak biru mengenai aborsi dan isu-isu lain yang tengah dirancang oleh mantan penasihat Trump.
"Saya sebenarnya ingin maju melawannya," kata Trump, merujuk pada Whitmer, pada rapat umum di negara bagian kunci. "Saya akan sangat senang jika dia menang."
Trump juga menghabiskan beberapa menit menjelaskan hubungannya dengan Kepala Eksekutif Tesla Inc Elon Musk, yang baru-baru ini mendukungnya dan berencana memberikan jutaan dolar untuk kampanye.
Trump menceritakan beberapa panggilan telepon dengan miliarder tersebut, termasuk percakapan tentang minat bisnis Musk, termasuk mobil listrik dan roket luar angkasa.
Trump memuji upaya Musk, dengan mengatakan bahwa ia mampu berinovasi jauh lebih cepat daripada pemerintah federal.
“Kita harus membuat kehidupan menjadi lebih baik bagi orang-orang pintar kita,” kata Trump. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/210724-Joe-Biden-2.jpg)