Pilkada Jakarta
Pengamat Politik Sebut Sinyal Kaesang Pangarep Maju Pilkada Jakarta 2024 Semakin Kuat
Menurut pengamat politik dari Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, penunjukan Jusuf Hamka bukan tanpa sebab.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Golkar dikabarkan tak mengincar kursi Gubernur DKI Jakarta.
Hal ini terlihat dari sikap Golkar yang terus mendorong bos jalan tol, Jusuf Hamka atau Babah Alun, sebagai bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta.
Menurut pengamat politik dari Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, penunjukan Jusuf Hamka bukan tanpa sebab.
Pasalnya, putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, masih berniat maju di Pilkada Jakarta 2024.
Jika begitu, setidaknya Golkar dapat mengisi kursi 02 di DKI Jakarta.
Sementara itu, mengenai kans kemenangan di Jawa Barat (Jabar), Golkar pastilah memasang Ridwan Kamil yang dianggap memiliki kekuatan di Pilgub Jawa Barat.
"Ridwan Kamil tetap menang di Jawa Barat dan untuk di DKI yang penting Golkar (menargetkan) kadernya bisa jadi wagub."
"Karena dalam konteks itu saya melihat partai sikapnya realistis, rasional dan pragmatis maka akan mendorong siapapun kadernya di pilkada," kata Ujang, Senin (15/7/2024) dikutip dari WartaKotaLive.com.
Strategi Golkar ini, kata Ujang, cukup realistis jika melihat konstelasi politik hari ini.
"Bagus juga Golkar menawarkan figur Jusuf Hamka, beliau kan orang berprestasi maka perlu diuji juga untuk bisa menjadi kepala daerah di Jakarta."
Baca juga: Survei Pilkada Jakarta, Calon yang Didukung Prabowo 66,5 Persen, Ahok 65 Persen, Anies 63,5 Persen
Baca juga: Ketua Gerindra Sulut Yulius Selvanus Komaling Ajak Victor Mailangkay dan Vicky Lumentut Foto Bertiga
"Ya kita lihat aja ke depannya seperti apa karena dalam politik semuanya serba mungkin," kata Ujang.
Lantas apakah strategi ini adalah sinyal bagi Kaesang Pangarep maju di Pilgub DKI Jakarta 2024?
Sampai saat ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan belum ada kesepakatan dengan Partai Golkar terkait Pilkada DKI Jakarta.
Duet Kaesang-Jusuf Hamka atau Kaesang-Babah Alun atau Duet Kabah masih sebatas usulan dari Partai Golkar.
“Dalam pertemuan belum ada kesepakatan final di iantara kedua partai untuk bersama mengusung Mas Kaesang dan Pak Jusuf Hamka."

"Ide itu memang disampaikan Golkar dalam pertemuan, namun tidak ada kesepakatan terkait usulan itu,” kata Waketum PSK Andy Budiman, Jumat (12/7/2024).
Selain itu, Kaesang Pangarep sendiri juga belum memberikan jawaban tentang rencana maju dalam Pilgub DKI Jakarta.
“Sampai saat ini Ketua Umum DPP PSI Mas Kaesang Pangarep belum mengambil keputusan terkait rencana maju di dalam Pilkada."
"Kita tidak akan terburu-buru dan akan mencermati situasi politik juga mendengar suara masyarakat terkait hal ini,” kata Andy.
Terlebih, sampai sata ini, survei pemilihan Ridwan Kamil masih cukup tinggi di Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca juga: Biznet Hadirkan Solusi Internet Terbaik Untuk Sulawesi, Harga Terjangkau dan Bandwidth Lebih Besar
Baca juga: Harta Kekayaan Robby Sangkoy, Caleg DPRD Minahasa Selatan Terpilih 2024, Punya 8 Tanah Rp 3,7 Miliar
“Selain itu, Mas Kaesung juga menyampaikan di depan media bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan tetap rasional menjatuhkan pilihan berdasarkan survei dan sementara ini Kang Emil (Ridwan Kamil) yang juga kader Golkar menempati peringkat pertama,” kata Andy.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Golkar Sengaja Pasang Jusuf Hamka di DKI dan Ridwan Kamil di Jabar, Sinyal Kaesang DKI 01?.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Daftar Artis yang Jadi Tim Sukses Pramono-Rano di Pilkada Jakarta 2024 |
![]() |
---|
Terungkap Pengakuan Pramono Sempat Sodorkan Nama Ahok ke Megawati untuk Maju Pilkada Jakarta |
![]() |
---|
Anies Gagal Maju di Pilkada Jakarta, Refly Harun Sebut Bisa Jadi Banyak Suara Tidak Sah |
![]() |
---|
Pramono Anung Singgung JIS Peninggalan Anies Baswedan, Sebut Menimbulkan Persoalan |
![]() |
---|
Kata Pengamat soal Anies Gagal Maju Pilkada Jakarta: Merasa Besar Kepala dan Kepedean |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.