Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rangkuman Materi

Rangkuman Materi IPS Kelas 10 SMA Bab 1 D tentang Kajian Geografi, Kurikulum Merdeka

Rangkuman materi tentang Kajian Geografi. Bab 1 Buku IPS SMA dengan tema Menjelajah Ilmu Pengetahuan Sosial, bagian D.

Tribun Manado
Rangkuman Materi IPS Kelas 10 SMA Bab 1 D tentang Kajian Geografi, Kurikulum Merdeka 

Geografi memiliki dua objek studi, yaitu objek material dan objek formal.

a. Objek Material Geografi

Objek material geografi merupakan sasaran atau hal pokok yang dipelajari geografi, yaitu fenomena geosfer.

Fenomena Geosfer

  • Atmosfer adalah selubung gas atau lapisan udara yang terdapat di sekitar kita.
  • Litosfer adalah lapisan batuan yang menyusun kulit bumi. Contohnya, lapisan tanah, dataran tinggi, dan dataran rendah.
  • Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di bumi. Contohnya, sungai, laut, serta perairan di darat lainnya.
  • Biosfer adalah lapisan kehidupan, yaitu lora fauna, ekosistem serta interaksi di dalamnya.
  • Antroposfer adalah lapisan manusia serta berbagai aspek kehidupannya.

b. Objek Formal Geografi

Objek formal geografi merupakan cara atau metode untuk mempelajari berbagai fenomena geografi. Terdapat tiga pendekatan dalam objek formal, yaitu:

  • Pendekatan keruangan (pendekatan spasial) mempelajari dan menganalisis persamaan dari perbedaan fenomena geosfer dalam ruang misalnya faktor lokasi, kondisi alam, kondisi air, kondisi udara,
    dan lain sebagainya.
  • Pendekatan lingkungan (pendekatan ekologi) adalah cara pandang yang menganalisis interaksi makhluk hidup dan lingkungannya. Misalnya, manusia yang tinggal di pantai cenderung memiliki mata pencaharian yang dekat dengan laut seperti nelayan.
  • Pendekatan kewilayahan (pendekatan kompleks wilayah) adalah pendekatan yang menggabungkan pendekatan keruangan dan pendekatan lingkungan. Contohnya, kasus banjir rob.

3. Geografi: Aspek, Konsep Dasar, dan Prinsip

a. Aspek Geografi

Terdapat dua aspek geografi yaitu, aspek isik dan aspek nonisik. Aspek fisik menekankan pada aspek nonmanusia sementara aspek nonisik menekankan pada aspek manusia.

Cakupan dari aspek fisik, yaitu topologi, abiotik, dan biotik seperti berikut.

  1. Topologi terkait dengan letak, luas, bentuk, dan batas suatu wilayah. Contohnya, informasi tentang Kabupaten Kepulauan Aru di atas.
  2. Biotik terkait dengan makhluk hidup, yaitu lora dan fauna. Misalnya, informasi tentang lora fauna endemik yang terdapat di suatu wilayah.
  3. Abiotik terkait dengan benda mati, yaitu kondisi tanah, air, dan udara. Misalnya informasi: cuaca dan iklim suatu wilayah.

Sementara cakupan dari aspek nonisik sebagai berikut.

  1. Aspek sosial terkait dengan kelompok sosial, lembaga sosial, dan norma sosial yang terdapat di suatu wilayah.
  2. Aspek budaya terkait dengan adat istiadat, bahasa, dan kesenian yang terdapat di suatu wilayah.
  3. Aspek ekonomi terkait dengan potensi ekonomi suatu wilayah.
  4. Aspek politik terkait dengan pemerintahan, partai politik di suatu wilayah.

b. Konsep Dasar Geografi

1. Lokasi: menjelaskan posisi atau letak objek dalam ruang.

Lokasi absolut adalah letak tempat berdasarkan garis astronomis, yaitu garis lintang dan garis bujur sehingga keberadaannya tetap dan tidak berpindah-pindah. Contohnya, letak astronomi Kabupaten Kepulauan Aru: antara 5° sampai 8° Lintang Selatan dan 133°5’ sampai 136°5’ Bujur Timur.

Lokasi relatif adalah letak geografis, yang posisinya berdasarkan kondisi dan situasi daerah di sekitarnya, dapat berubah sesuai sudut pandang penggunaannya. Contohnya, batas wilayah sebelah barat Kabupaten Kepulauan Aru adalah Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara. Lalu, sebelah selatannya adalah Laut Arafura

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved