Pilpres AS
Risiko Hadapi Trump di Pilpres AS, Tim Biden: Dia Tidak Akan Mundur
Tim kampanye Biden menegaskan kandidat dari Partai Demokrat itu tidak akan mundur dalam pencalonan presiden menghadapi Donald Trump di Pilpres AS.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Desakan supaya Presiden Joe Biden mundur dari kontestasi Pilpres AS kian kencang.
Tapi tim kampanye Biden menegaskan kandidat dari Partai Demokrat itu tidak akan mundur dalam pencalonan presiden menghadapi Donald Trump dari Partai Republik.
Sementara beberapa orang dalam Demokrat telah secara pribadi membahas kemungkinan menggantinya sebagai capres meski diakui sulit secara logistik dan berisiko secara politik.
Jennifer Agiesta dan Ariel Edwards-Levy dalam artikel berjudul "Poll: Most voters think Democrats have a better chance of keeping White House if Biden isn’t the nominee" dikutip CNN menjelaskan, tim kampanye Biden menegaskan bahwa ia tidak akan mundur dari pencalonan.
Dukungan untuk Biden di antara pemilih Demokrat telah meningkat sedikit menjadi 91 persen dari 85 persen pada bulan April.
Sementara 93 persen dari Partai Republik mendukung Trump (hampir sama sejak April).
Trump mempertahankan keunggulan sekitar 10 poin di antara pemilih independen (44 persen berbanding 34 persen dalam jajak pendapat baru CNN.
Sementara persentase pemilih independen yang tidak memilih salah satu kandidat telah meningkat dari 15 persen menjadi 21 persen.
Baik pendukung Biden maupun Trump cenderung mengatakan pilihan mereka adalah suara dukungan positif daripada suara menentang kandidat dari partai lawan, tetapi pemilihan umum terus didorong lebih oleh perasaan tentang Trump daripada tentang Biden.
Dua pertiga (66 persen) pendukung Trump mengatakan bahwa mereka memilihnya terutama daripada menentang Biden (naik dari 60 persen pada bulan Januari) sementara 37 persen pendukung Biden mengatakan bahwa suara mereka lebih untuk presiden daripada menentang pendahulunya (naik dari 32 persen awal tahun ini).
Namun, sebagian besar pemilih terdaftar dari Demokrat dan yang condong ke Partai Demokrat (56 persen) mengatakan partai memiliki peluang lebih baik untuk menjadi presiden dengan orang selain Biden.
Kemudian 43 persen mengatakan partai memiliki peluang lebih baik dengan Biden.
Kepercayaan Demokrat terhadap peluang Biden tidak meningkat sejak ia mengunci nominasi partai dalam pemilihan pendahuluan.
Pada bulan Januari, 53 persen merasa partai akan memiliki peluang lebih baik dengan orang selain Biden di posisi teratas dan 46 persen merasa lebih yakin dengan Biden.
Pada saat yang sama, pemilih yang berpihak pada Partai Republik menjadi jauh lebih positif tentang peluang mereka untuk menang dengan Trump.
Ada 83 persen mengatakan bahwa Republik memiliki peluang lebih baik untuk menang dengan Trump, dibandingkan dengan 72 persen yang merasa seperti itu pada bulan Januari.
Tingkat Persetujuan
Approval rating atau tingkat persetujuan Biden telah jatuh ke titik terendah di antara seluruh warga Amerika (36 persen), dengan 45 persen mengatakan sangat tidak menyetujui kinerjanya.
Di antara seluruh publik AS, peringkat dukungan Biden hanya 34 persen, dengan 58 persen memandangnya tidak baik.
Dan sementara banyak nama Demokrat yang disebut-sebut sebagai pengganti Biden tidak terlalu tidak disukai, tidak ada yang akan memulai dengan lebih banyak niat baik publik – sebaliknya, mereka kurang dikenal.
Harris memiliki peringkat dukungan 29 persen, 49 persen menilai tidak baik dan 22 persen mengatakan mereka tidak memiliki pendapat atau belum pernah mendengarnya.
Sekitar setengah dari publik tidak memiliki pendapat tentang Menteri Perhubungan Pete Buttigieg (50 persen) dan Gubernur California Gavin Newsom (48 persen), dengan sekitar dua pertiga (69 persen) tidak memberikan pendapat tentang Gubernur Michigan Gretchen Whitmer.
Ketiganya masuk bursa calon presiden jika Biden mundur dari pencalonan.
Peristiwa beberapa bulan terakhir tidak banyak mengubah citra Trump.
Sejak April, Trump dinyatakan bersalah atas 34 tuduhan memalsukan catatan bisnis di persidangan uang tutup mulut New York dan memiliki kinerja debat yang secara luas dipandang sebagai kemenangan (76 persen pemilih yang menonton mengatakan dia melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam debat minggu lalu, sementara hanya 23 persen yang mengatakan Biden unggul).
Tetapi peringkat dukungannya tetap sangat negatif. Ada 39 persen memiliki pandangan yang mendukung Trump dan 54 persen tidak mendukung, hampir sama sejak musim gugur lalu.
Kelompok pemilih pembenci ganda – mereka yang memiliki pandangan tidak mendukung Biden dan Trump – tetap sama yakni 18 persen termasuk dalam kategori itu, dan mereka mendukung Trump, 41 persen berbanding 31 persen.
Jajak pendapat CNN kerja sama SSRS dari tanggal 28-30 Juni 2024. Survei nasional melibatkan 1.274 orang dewasa berbasis probabilitas, termasuk 1.045 pemilih terdaftar.
Survei dilakukan secara daring atau melalui telepon dengan pewawancara langsung. Hasil di antara seluruh sampel memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus 3,5 poin persentase. Untuk hasil di antara pemilih terdaftar, marginnya plus atau minus 3,7 poin. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/030724-biden-2.jpg)