Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Debat Trump vs Biden di Pilpres AS: Bencana, Amerika Perlu Rencana B

Bencana! Itulah gambaran debat perdana Pilpres Amerika Serikat di CNN pada Jumat 28 Juni 2024 Wita melibatkan Joe Biden dan Donald Trump.

Editor: Arison Tombeg
Tangkapan layar CNN
Debat Donald Trump versus Joe Biden di Pilpres AS yang ditayangkan CNN, Jumat 28 Juni 2024 Wita. Bencana! Itulah gambaran debat perdana melibatkan Biden dan Trump. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Bencana! Itulah gambaran debat perdana Pilpres Amerika Serikat di CNN pada Jumat 28 Juni 2024 Wita melibatkan Joe Biden dan Donald Trump.

Presiden Biden merupakan calon presiden dari Partai Demokrat, sedangkan mantan Presiden Trump adalah kandidat dari Partai Republik.

Jill Filipovic dari Guardian menyebut "tidak ada pemain yang terlihat bagus" dalam debat perdana.

Menurut dia, perdebatan tersebut merupakan bencana yang tidak tanggung-tanggung, terutama bagi Biden.

Presiden sering kali sulit untuk diikuti dan terkadang tidak koheren.

Dia berjuang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya menjadi gimmick sederhana mengenai isu-isu yang menguntungkan Partai Demokrat.

Alangkah baiknya jika substansi lebih penting daripada gaya. Substansi pernyataan Biden adalah hal yang penting dan menjanjikan masa depan yang lebih sejahtera, aman, dan bebas bagi warga Amerika dibandingkan masa depan Trump.

Baca juga: Debat Perdana Pilpres AS, Kamala Harris: Awalnya Lambat tapi Biden Kuat Hadapi Trump

Namun penyampaiannya membuat sangat sulit untuk diikuti bahkan oleh para pemerhati politik yang paling aktif sekalipun, apalagi penonton debat dari rumah (lewat televisi CNN).

Bagi Trump, apa yang tidak ia katakan lebih menjelaskan daripada apa yang ia katakan.
Ia tidak mau atau tidak mampu menjawab pertanyaan tentang bagaimana akan membantu keluarga dengan pengasuhan anak, yang biayanya tidak hanya membebani anggaran keluarga, tetapi juga ekonomi AS.

Ia tidak mau atau tidak mampu menjawab pertanyaan tentang opioid dan krisis kecanduan di AS.

Dan, mungkin yang paling penting, ia menolak untuk menjawab dengan jelas pertanyaan yang diajukan tiga kali tentang apakah ia akan menerima hasil pemilu.

Dia hanya mengatakan bahwa akan melakukannya jika pemilu tersebut adil dan kemudian mengklaim pemilu 2020 tidak adil.

Dengan kata lain, Trump akan menerima hasil pemilu hanya jika ia menang – dan menggugatnya jika ia tidak menang.

Itu sangat berbahaya. Dan kurangnya minatnya terhadap isu-isu yang paling penting bagi keluarga Amerika adalah kelalaian yang sangat besar.

Namun sayangnya, calon lawannya – Biden – terbukti tidak mampu menghadapi lawan yang sangat tangguh sekalipun.

Tidak ada satu pun yang terlihat baik. Namun jika rakyat Amerika mengandalkan Biden untuk menyelamatkan kita, kita mungkin perlu mulai membuat rencana B.

Jill adalah penulis The H-Spot, soal feminis. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved