Pilkada 2024
Opsi Anies Menuju Pilkada Jakarta, Pengamat: Jadi Kader PKS, Wakilnya dari PDIP
Kalau Anies dan wakilnya dari PKS bisa menambah kekuatan partai pada Pilkada Jakarta 2024.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dan Anies Baswedan satu gerbong. Kalau Anies dan wakilnya dari PKS bisa menambah kekuatan partai pada Pilkada Jakarta 2024.
Opsi lainnya, Anies menjadi kader PKS, supaya wakilnya bisa dari partai lain.
PDIP dan PKB telah mengisyaratkan mendukung Anies maju di Pilkada Jakarta. Bahkan PDIP sebagai pemenang kedua di Pemilu 2024 Jakarta telah menyiapkan figur pendamping dari Anies.
"Kalau Anies menjadi kader PKS, wakilnya dari PDIP dan PKB mendapat sekretaris daerah. Begitulah kira-kira," ujar Pengamat politik sekaligus Founder KedaiKOPI, pollster nasional dikutip TouTube TVOne, Jumat 21 Juni 2024.
Juru Bicara PKS Muhammad Iqbal mengatakan, PKS ingin kepemimpinan Anies berkelanjutan. "Ketua DPRD (Jakarta) dari PKS, tentu kalau mas Anies yang kita usung akan lebih klop. Kita juga tidak ingin mas Anies seperti maju wali kota dari partai A, maju gubernur dari partai B lalu pindah lagi. Itu menjadi track record buruh," kata Iqbal.
Lanjut dia, kalau ingin bergabung ke PKS, kader sangat welcome. Anies menjadi pengurus dan anggota partai (PKS). "Tapi kami ingin mas Anies bukan sekadar ingin maju (pilkada), tapi mengawal partai ini ke depan," katanya.
Menurut Iqbal, sudah banyak pengorbanan PKS terhadap Anies. "Mengusung presiden, gubernur DKI (2017). Bahkan ketika Anies-Sandi (Sandiaga Uno) maju, kami bersedia mendukung," ujarnya.
Baca juga: Mardani dan Sohibul Iman Masuk Bursa Pilkada Jakarta, Pipin: Kami Harap Gubernur dari PKS
Iqbal meyakini kalau Anies gandeng wakilnya dari PKS, pendukung akan semakin solid.
Sebelumnya, PKS belum final akan mengusung Anies. Masih perlu kesepakatan di antaranya siapa wakil gubernur dan kerja sama lainnya.
PKS sebagai pemenang Pemilu 2024 di Jakarta, tapi suaranya belum cukup 20 persen, syarat mengusung pasangan calon kepada daerah. PKS butuh koalisi atau kerja sama supaya bisa mengusung.
Anies dilirik sejumlah partai seperti PKB, Partai Nasdem dan PDIP.
Juru Bicara PKS Pipin Sopian mengatakan harus ada gabungan minimal dari dua parpol untuk mengusung pasangan calon.
Kemudian dikatakannya bahwa PKS perlu duduk bareng dengan partai koalisi mengusung pasangan calon di Pilkada Jakarta 2024.
"Kami belum final mengusung Pak Anies. Semua (parpol) akan duduk bareng siapa (wakilnya). Karena dalam penentuan Pilkada ini partai itu tidak bisa hanya mengusulkan sendiri," kata Pipin kepada Tribunnews.com di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024) malam.
Ia melanjutkan harus sepasang langsung Gubernur dan Wakil Gubernur atau kepala daerah dan wakil kepala daerah.
(Tribun)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.