Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Pemkab Buka Suara soal Video Viral Aktivitas Tambang Pepet Rumah Warga

Beredar video yang menunjukkan aktivitas penambangan hampir merusak rumah warga di Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
Istimewa
Tangkapan layar Video Viral Aktivitas Tambang Pepet Rumah Warga. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beredar video yang menunjukkan aktivitas penambangan hampir merusak rumah warga di Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Video ini menjadi viral di media sosial.

Dalam narasi video tersebut, pengerukan tanah dilakukan pemerintah untuk menguruk jalan tol.

Video itu menunjukkan bekas galian ekskavator yang sangat dekat dengan rumah warga.

Perekam video menyebutkan bahwa kedalaman galian sekitar 10 meter.

Dia menunjukkan alat berat yang bekerja hanya berjarak 2 meter dari rumah warga yang masih dihuni.

Menurutnya, aktivitas galian yang dekat seperti itu bisa menyebabkan longsor, sehingga ia mempertanyakan apakah kegiatan tersebut sesuai prosedur atau tidak.

Video itu menjadi viral setelah diunggah ulang oleh akun X (Twitter) @merapi_uncover pada Jumat (14/6/2024).

Menurut penelusuran TribunJogja.com, video tersebut dibagikan oleh pemilik rumah bernama Fajar (34).

Warga Padukuhan Nglengko, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari itu merasa perlu membagikan video karena sudah tidak tahan dengan aktivitas tambang tersebut.

Fajar bercerita, penambangan di daerah tersebut sudah berlangsung sejak setahun terakhir untuk bahan urukan pembangunan jalan tol.

Namun, beberapa hari terakhir aktivitas itu semakin mendekati rumahnya.

"Sekitar semingguan pengerukan ke arah dekat rumah saya.Itu hanya menyisakan sekitar 1,5 meter dari pintu dapur saya. Sedangkan, pengerukan itu sendiri memiliki kedalam hingga 10 meter. Padahal rumah dan tanah merupakan milik pribadi yang dibeli dan sudah ditinggali secara turun-temurun," ungkap Fajar saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2024).

Ia khawatir adanya aktivitas ini dapat membuat rumahnya tersebut ambrol dan longsor.

Sebab, lokasi keberadaan rumah berada di bawah lereng dari perbukitan tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved