Idul Adha 2024
Hadiri Salat Idul Adha di Masjid Kiai Modjo Tondano, Ini Pesan Pj Bupati Minahasa Jemmy Kumendong
Termasuk umat muslim di Kampung Jawa Tondano (Jaton) melaksanakan Salat Id yang dihadiri langsung Penjabat (Pj) Bupati Minahasa Jemmy Kumendong.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, Tondano - Hari ini, Umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Umat muslim di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara juga merayakan Idul Adha dimulai dengan melaksanakan Salat Id di Masjid tempat masing-masing.
Termasuk umat muslim di Kampung Jawa Tondano (Jaton) melaksanakan Salat Id yang dihadiri langsung Penjabat (Pj) Bupati Minahasa Jemmy Kumendong.
Baca juga: Pesan Kapolda Sulut di Hari Raya Idul Adha : Jangan Lupakan Jasa Kedua Orang Tua Kita
Bupati Jemmy Kumendong disambut langsung Imam Besar Masjid Agung Alfalah Kiai Modjo Tondano Ustad Hardianto Masuara, Ketua Badan Takmir Masjid Junaidi Lababa, Ketua MUI Minahasa Habib Husein Assegaf.
Salat Idul Adha 1445 Hijriah berlangsung di Masjid Agung Alfalah Kiai Modjo Kampung Jawa Tondano (Jaton), Senin (17/6/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Jemmy Kumendong menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, serta pribadi dan keluarga mengucapkan, selamat merayakan Idul Adha 1445 Hijriah tahun 2024, kepada seluruh umat muslim yang ada di tanah Minahasa.
"Hari raya Idul Adha merupakan hari di mana mengenang kembali kisah teladan nabi Ibrahim yang menunjukkan ketaatan dan kepatuhan yang luar biasa kepada Allah SWT yang rela mengorbankan putranya nabi Ismail demi memenuhi perintah Allah," jelas Kumendong.
Lanjutnya, dibalik kisah ini, Allah menunjukkan kasih sayangnya dengan menggantikan nabi Ismail dalam pengorbanan tersebut dengan hewan.
"Sehingga peristiwa ini bermakna keteladanan nabi Ibrahim yang mampu mentransformasikan ketakwaan dengan aksi nyata kepada Allah SWT,” kata Kumendong.
Menurutnya, atas dasar spirit itu, peringatan Iduladha dan ibadah kurban memiliki dua makna penting yaitu, makna ketakwaan manusia atas perintah sang khalik dan yang kedua makna sosial, di mana hal ini mendidik umat muslim agar memiliki kepekaan dan solidaritas tinggi terhadap sesama.
“Akan lebih indah pula apabila nilai yang terkandung dalam peristiwa kurban itu kita lestarikan dan kita terapkan pada diri kita, keluarga kita, dan dalam membangun masyarakat di Kabupaten Minahasa tercinta ini,” terang Kumendong.
Di samping itu, dalam konteks pembangunan daerah, semangat Idul Adha juga dapat dimaknai sebagai dorongan untuk bekerja lebih keras, lebih ikhlas, lebih bersemangat dalam membangun Kabupaten Minahasa yang lebih baik.
Dirinya juga mengajak kepada seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Minahasa yang merayakan Idul Adha untuk terus menjaga kebersamaan dan kerukunan.
“Kabupaten Minahasa dengan segala keragaman suku, agama, dan budaya telah membuktikan toleransi dan keharmonisan dapat terwujud jika kita saling menghormati satu sama lain,” tutup Kumendong.
Turut mendampingi Pj Bupati, Sahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Inspektur, Kaban Kesbangpol, Plt Kadis Naker, Kadis Perhubungan, Kadis Perpus, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, Camat Tondano Utara, Staf Khusus Bupati Bidang Agama. (Mjr)
Ronald Sorongan Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Nurul Hasanah Ratahan Mitra Sulut |
![]() |
---|
Honda DAW Bagikan Hewan Kurban ke Masjid dan Panti Asuhan |
![]() |
---|
Harga Rica Alami Penurunan di Pasar Swalayan Manado Sulut di Hari Raya Idul Adha |
![]() |
---|
Daftar Harga Rempah di Momen Idul Adha di Kotamobagu Sulut, Ada yang Naik |
![]() |
---|
Ratusan Warga Mocil Kotamobagu Sulut Antusias Saksikan Pemotongan Puluhan Hewan Kurban di Idul Adha |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.