Pilpres AS
Pilpres AS 2024: Ketat Elektabilitas Biden vs Trump Pasca Keputusan Hunter Biden
Pasca keputusan bersalah putra Presiden Joe Biden, Hunter Biden, kandidat capres masih berada dalam persaingan yang ketat perebutkan kursi presiden.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washingkon DC - Pasca keputusan bersalah putra Presiden Joe Biden, Hunter Biden, kandidat capres masih berada dalam persaingan yang ketat memperebutkan kursi kepresidenan.
Di antara pemilih terdaftar, 41 persen mengatakan mereka akan memilih mantan Presiden Donald Trump dan 39 persen mengatakan mereka akan memilih Biden jika pemilihan presiden diadakan hari ini.
Angka ini secara statistik tidak berubah sejak akhir Mei 2024.
Menurut laporan pollster, Ipsos Minggu 16 Juni 2024, empat dari lima anggota Partai Demokrat yang terdaftar (82 persen) mengatakan mereka akan memilih Biden dan 85 persen anggota Partai Republik yang terdaftar mengatakan mereka akan memilih Trump.
Di antara warga independen yang terdaftar, 36 persen mengatakan mereka akan memilih Trump, 33 persen mengatakan mereka akan memilih Biden, dan 13 persen mengatakan mereka akan memilih kandidat lain.
Baca juga: Pilpres 2024: Biden vs Trump tanpa Penonton di Studio
Kebanyakan orang Amerika mengatakan masalah hukum yang dihadapi Hunter Biden tidak tergantung dan tidak ada hubungannya dengan masa jabatan ayahnya sebagai presiden.
Meskipun demikian, sebagian besar pemilih terdaftar mengatakan masalah hukum Hunter Biden tidak berdampak pada perolehan suara mereka.
Lebih dari separuh (56 persen) warga Amerika, dan 59 persen pemilih terdaftar, mengatakan bahwa masalah hukum yang dialami Hunter Biden tidak tergantung dan tidak ada kaitannya dengan jabatan ayahnya sebagai presiden.
Sebagian besar anggota Partai Demokrat dan independen setuju, namun Partai Republik cenderung tidak menyatakan hal yang sama (masing-masing 79 persen dan 58 persen vs 42 persen).
Tiga dari empat orang Amerika (76 persen) dan pemilih terdaftar (78 persen) mengatakan masalah hukum Hunter Biden tidak berdampak pada kemungkinan mereka memilih Joe Biden pada pemilihan presiden tahun 2024.
Sentimen ini juga dimiliki oleh mayoritas warga Amerika dari berbagai afiliasi politik.
Jajak pendapat Ipsos ini dilakukan pada 12 Juni 2024. Jajak pendapat ini didasarkan pada sampel yang mewakili 1.119 penduduk AS, berusia 18 tahun ke atas.
Margin kesalahan pengambilan sampel adalah plus atau minus 3,2 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/160624-trump-biden1.jpg)