Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Pilpres AS: Republikan Lebih Solid ke Trump daripada Pemilih Demokrat ke Biden

Antusiasme pemilih terhadap pertarungan ulang mantan Presiden Donald Trump dan Presiden Joe Biden meningkat menuju Pilpres AS 5 November 2024.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Infografis hasil tracking sejumlah survei Pilpres AS versi The Economist. Antusiasme pemilih terhadap pertarungan ulang mantan Presiden Donald Trump dan Presiden Joe Biden meningkat menuju Pilpres AS 5 November 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Antusiasme pemilih terhadap pertarungan ulang mantan Presiden Donald Trump dan Presiden Joe Biden meningkat menuju Pilpres AS 5 November 2024.

Kedua kandidat, Bide vs Trump masih bersaing ketat dalam jajak pendapat nasional lima bulan menjelang pilpres.

Jajak pendapat Universitas Monmouth, yang dirilis hari Kamis 13 Juni 2024 waktu AS, menemukan bahwa antusiasme terhadap calon masing-masing partai dan pertarungan ulang antara keduanya telah meningkat selama beberapa bulan terakhir.

Kurang dari separuh responden yang menunjukkan antusiasme terhadap pertarungan Trump vs Biden. Dari pemilih tersebut, 26 persen menyatakan sangat antusias dan 22 persen menyatakan agak antusias.

Lauren Irwin dalam artikel berjudul "Voter enthusiasm for Biden-Trump rematch increases: Poll" dikutip The Hill menjelaskan, dalam jajak pendapat sebelumnya, survei menemukan 27 persen responden antusias terhadap Trump dan Biden pada Desember 2023, dan 39 persen antusias pada April.

Survei tersebut menemukan adanya peningkatan antusiasme di seluruh kelompok partisan.

Namun pemilih Partai Republik atau republikan lebih bersemangat dibandingkan Partai Demokrat. Sebanyak persen responden Partai Republik mengatakan mereka antusias dengan pertandingan ulang tersebut dibandingkan dengan 46 persen responden Partai Demokrat.

Baca juga: Simulasi 3 Nama Pilpres AS: Trump vs Biden vs Kennedy, 43 - 42 - 7 Persen

Kalangan independen adalah responden yang paling tidak antusias, dengan hanya 34 persen yang mengatakan mereka siap menghadapi pertarungan Biden dan Trump lagi dalam pemilu nanti.

“Antusiasme pemilih mempunyai dampak yang terbatas terhadap jumlah pemilih yang sebenarnya. Namun menarik bagaimana kesenjangan partisan dalam metrik ini terus berpihak pada Partai Republik karena antusiasme meningkat semakin mendekati Hari Pemilu,” kata Patrick Murray, Direktur Institut Polling Universitas Monmouth yang independen, dalam sebuah pernyataan.

Hampir 1 dari 5 pemilih dikategorikan sebagai “pembenci ganda”, yang berarti mereka memiliki pandangan yang tidak baik terhadap Biden dan Trump dan sama sekali tidak antusias dengan pilpres mendatang.

Survei tersebut juga menemukan bahwa hampir setengah, atau 47 persen, warga Amerika yang disurvei setuju dengan putusan juri yang menyatakan Trump bersalah atas 34 tuduhan kejahatan dalam kasus uang tutup mulut yang ia lakukan.

Namun, lembaga tersebut mencatat, hal ini tidak berdampak besar pada mereka yang mengatakan akan atau tidak akan memilih Trump pada musim gugur ini.

Survei ini dilakukan pada tanggal 6 hingga 10 Juni terhadap 1.034 responden dan memiliki margin kesalahan sebesar 3,9 poin persentase. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved