Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Survei Pilpres AS di Pennsylvania: Trump Unggul 2 Poin dari Biden

Mantan Presiden Donald Trump mengungguli Presiden Joe Biden dengan selisih 2 poin persentase di negara bagian Pennsylvania.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Presiden Joe Biden dan mantan Presiden Donald Trump. Trump mengungguli Biden dengan selisih 2 poin persentase di negara bagian Pennsylvania. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Mantan Presiden Donald Trump mengungguli Presiden Joe Biden dengan selisih 2 poin persentase di negara bagian Pennsylvania.

Survei Marist Poll yang dirilis Rabu, menemukan Trump menerima 47 persen dukungan dibandingkan 45 persen yang diperoleh Presiden Biden.

Kandidat independen Robert F Kennedy Jr hanya memperoleh 3 persen, sementara 2 persen mengatakan mereka masih ragu-ragu.

Keunggulan 2 poin tersebut termasuk dalam margin kesalahan jajak pendapat.

Sarah Fortinsky dalam artikel berjudul "Trump leading Biden by 2 points in Pennsylvania survey" dikutip The Hill menjelaskan, Trump mengungguli Biden dengan selisih yang sama di kalangan pemilih independen di Keystone State, dengan 42 persen mendukung calon dari Partai Republik, 40 persen mendukung Biden, dan 8 persen mendukung Kennedy, berdasarkan survei.

Pennsylvania, yang dimenangkan Biden dengan tipis pada tahun 2020, akan menjadi negara bagian medan pertempuran penting bagi para kandidat untuk mengamankan kemenangan mereka dalam pertandingan ulang pada 5 November 2024.

Baca juga: Perkiraan Electoral College Biden vs Trump di Pilpres AS 2024

Jajak pendapat tersebut juga mencatat penurunan dukungan terhadap petahana di kalangan pemilih kulit hitam, meskipun ia masih unggul dari Trump dengan selisih yang signifikan, yaitu masing-masing 68 persen berbanding 23 persen.

Namun pada tahun 2020, jumlah pemilih kulit hitam di negara bagian tersebut lebih banyak memilih Biden dibandingkan mantan presiden tersebut, yaitu 92 persen berbanding 7 persen.

Biden juga kehilangan dukungan di kalangan pemilih di bawah usia 45 tahun – kelompok yang ia menangkan pada tahun 2020 dengan selisih 24 poin persentase. Kini, dia memimpin dengan selisih 2 poin, 46 persen berbanding Trump yang 44 persen.

Pada saat yang sama, mantan presiden tersebut memenangkan pemilih berusia 45 tahun ke atas dengan selisih 12 poin persentase pada tahun 2020. Namun, dalam jajak pendapat ini, ia hanya unggul 3 poin, yaitu 48 persen dibandingkan Biden yang memperoleh 45 persen.

“Dulu merupakan kubu Demokrat, 19 suara elektoral di Pennsylvania siap untuk diperebutkan,” Lee Miringoff, Direktur Marist Institute for Public Opinion, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Meskipun Obama dengan mudah memenangkan Pennsylvania pada tahun 2008 dan 2012, Trump mendobrak “tembok biru” pada tahun 2016 melawan Clinton sebelum Biden 'melakukan servis' untuk Partai Demokrat pada tahun 2020. Sekarang, tidak ada jaminan bagi salah satu kandidat,” tambah Miringoff.

Rata-rata jajak pendapat nasional di Hill/Decision Desk HQ serupa dengan jajak pendapat di Pennsylvania, dengan Biden tertinggal 2 poin dari Trump – 41,8 persen berbanding 39,8 persen – dan Kennedy hanya memperoleh 8 persen suara.

Indeks jajak pendapat di Pennsylvania menunjukkan bahwa petahana dan mantan presiden setara dengan Trump sebesar 41,6 persen, Biden sebesar 41,3 persen, dan Kennedy sebesar 8,1 persen.

Survei Marist Poll, yang dilakukan pada 3-6 Juni, melibatkan 1.181 pemilih terdaftar di Pennsylvania dan memiliki margin kesalahan plus atau minus 3,6 poin persentase. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved