Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Survei 34 Negara: Biden Lebih Diterima daripadaTrump

Survei di 34 negara menunjukkan, Joe Biden lebih diterima dibandingkan Donald Trump.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Joe Biden dan Donald Trump. Survei di 34 negara menunjukkan, Joe Biden lebih diterima dibandingkan Donald Trump. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Survei di 34 negara menunjukkan, Joe Biden lebih diterima dibandingkan Donald Trump.

Biden memperoleh 43 persen tingkat akseptabilitas atau penerimaan dan Trump 28 persen.

Demikian survei terbaru dari Pusat Penelitian Pew.

Survei dilakukan dari 5 Januari hingga 21 Mei 2024 melibatkan 40.566 orang di 34 negara dan tidak mencakup AS.

Publik internasional percaya Biden akan “melakukan hal tepat untuk dunia” dibandingkan Trump.

Dikutip dari VOA Indonesia, responden di 24 negara lebih percaya kepada Biden dibandingkan Trump, namun hasil berbeda terjadi di Hungaria dan Tunisia di mana mantan presiden itu memimpin penilaian.

Kedua kandidat presiden AS pada pemilihan November mendatang tersebut mendapatkan kepercayaan yang tinggi dalam penilaian di antara responden di Filipina, dengan Biden meraih 77 persen sementara Trump meraih 68 persen.

Tetapi popularitas Biden telah menurun sejak tahun lalu. Empat belas dari 21 negara memberi Biden nilai lebih rendah pada tahun ini dibandingkan pada 2023.

Beberapa dari penilaian paling negatif terhadap dirinya terkait dengan perang Israel–Hamas di Gaza.

Rata-rata hasil penilaian di 34 negara menunjukkan penolakan sebesar 57 persen terhadap Biden dalam hal menangani perang yang berlangsung saat ini. Menurut Pew, survei dilakukan sebelum Biden mengumumkan proposalnya untuk mengakhiri perang.

Baca juga: Menuju Pilpres AS 2024: Juri Pertimbangkan Persidangan Senjata Hunter Biden

Agenda Penting Pilpres AS

Pemilu masih beberapa bulan lagi, namun dengan dua calon yang sudah diputuskan, kampanye dapat dimulai dengan sungguh-sungguh.

27 Juni

Debat presiden pertama
Joe Biden dan Donald Trump sepakat bertemu untuk debat pertama dari dua debat, dan mengesampingkan komisi yang biasanya mengatur tiga debat. Biasanya, para kandidat membicarakan isu-isu penting (atau setidaknya saling melontarkan hinaan) selama 90 menit.

15 Juli

Konvensi Nasional Partai Republik
Biasanya kontes tersebut berlangsung selama empat hari untuk calon terpilih dari partai tersebut, partai tersebut akan secara resmi memilih calon presiden dan wakil presiden di Milwaukee.

19 Agustus

Konvensi Nasional Partai Demokrat
Mirip dengan konvensi Partai Republik sebulan sebelumnya, Partai Demokrat akan secara resmi mencalonkan Biden sebagai calon presiden mereka di Chicago.

10 September

Debat capres kedua
Dua kandidat utama akan bertemu lagi seminggu setelah Hari Buruh (biasanya ketika orang Amerika mulai menaruh perhatian pada pemilu). Mengadakan debat terlalu lama sebelum sebagian besar masyarakat memberikan suara pasti akan mengurangi dampaknya terhadap pemilu.

5 November

Hari pemilihan
Pemungutan suara dibuka pada hari Selasa di awal bulan November, meskipun pemungutan suara lebih awal dan pemungutan suara melalui pos berarti banyak orang Amerika yang sudah memilih. Penghitungan surat suara akan berlangsung selama berminggu-minggu di beberapa negara bagian.

6 Januari 2025

Sertifikasi hasil
Setelah semua suara dihitung, hasilnya harus disahkan oleh Kongres. Biasanya merupakan acara pro-forma, pada tahun 2021 para pendukung Trump menyerbu gedung Capitol untuk menghentikan sertifikasi. Dia diadili atas dugaan perannya dalam serangan itu.

20 Januari 2025

Inaugurasi
Presiden baru (yang baru terpilih kembali) akan dilantik untuk masa jabatan keduanya di tangga gedung Capitol di Washington, DC.

(Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved