Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Besok Senin 10 Juni 2024, Info BMKG: 25 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Berikut simak peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia, Senin 10 Juni

Tribun Manado/Gryfid Joysman
Peringatan Dini Cuaca Besok Senin 10 Juni 2024, Info BMKG: 25 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia besok, Senin 10 Juni 2024.

Menurut peringatan dini BMKG besok, sejumlah wilayah perlu waspada cuaca ekstrem hujan lebat, hujan petir dan angin kencang.

Dilansir dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang akan menerpa sejumlah wilayah Indonesia.

Potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang itu akan terjadi pada Minggu (9/6/2024) dan Senin (10/6/2024).

Baca juga: Profil 7 Putra Daerah Jabat Kapolda Sulawesi Utara, Ada yang Jadi Plt Gubernur hingga Dankorbrimob

BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem itu disebabkan oleh adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua Barat dan sebelah tenggara Filipina bagian selatan.

Kedua sirkulasi itu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Samudra Pasifik sebelah utara Papua, Laut Halmahera, Laut Seram, Laut Banda, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Tengah.

Sirkulasi-sirkulasi tersebut juga membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Maluku Utara, Laut Seram, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Daerah konvergensi lain juga terpantau memanjang dari Laut Natuna hingga Laut Cina Selatan, di Selat Malaka, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Laut FLores, Teluk Tomini, dan Sulawesi Tengah.

Kemudian, juga ada daerah konfluensi lainnya yang terpantau di Laut Cina Selatan dan Laut Sulawesi.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut,” bunyi keterangan BMKG.

Selain itu, ungkap BMKG, terdapat peningkatan kecepatan angin hingga mencapai lebih dari 25 knot yang terpantau di Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Seram, dan Teluk Carpentaria.

Peningkatan kecepatan angin ini mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.

BMKG menambahkan, juga terdapat labilitas lokal di atmosfer yang mendukung proses konvektif pada skala lokal dengan tersebar secara merata di seluruh Indonesia.

Wilayah berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang

Berikut prakiraan BMKG mengenai wilayah berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada Senin, 10 Juni 2024:

Wilayah berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang:

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved