Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kantor CTI CFF Sulut

Sempat Dikira Bangunan Terbengkalai, Kantor CTI CFF di Manado Sulut Ternyata Modern dan Modis

Kantor Sekretariat CTI - CFF pastinya membetot perhatian warga yang melewati jalan AA Maramis di Kairagi II, Mapanget, Manado, Sulut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Arthur Rompis
Kantor Sekretariat Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI - CFF) di jalan AA Maramis di Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bentuknya unik. Mirip bola. Desainnya futuristik. 

Kantor Sekretariat Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI - CFF) pastinya membetot perhatian warga yang melewati jalan AA Maramis di Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Ini kantor bersejarah. 

Lahir dari ajang WOC yang menghentak dunia pada 2009 lalu. 

Dan diresmikan pada 2025 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI kala itu Susi Pudjiastuti.

Biaya pembuatannya jumbo. 47 miliar.

Dengan berjalannya waktu, kantor itu justru tak jelas. 

Seakan didalamnya tak ada aktivitas.

Publik lantas menduga bila kantor itu terbengkalai dan jadi bangunan mati.

Apalagi dari luar, sepintas, kantor tersebut nampak kusam.

Coral Triangle Day 2024.
Coral Triangle Day 2024. (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Tribunmanado berkesempatan masuk ke kantor itu pada Rabu (5/6/2024) siang.

Ternyata segala anggapan tersebut salah. 

Kantor tersebut sangat bersih dan terawat. Termasuk toiletnya.

Fasilitasnya serba komplit. 

Ada berbagai macam kantor serta ruangan di dalamnya.

Amatan TribunManado.co.id, di bagian dinding lobi terdapat foto berukuran besar enam kepala negara yang hadir dalam CTI Summit.

Paling tengah foto Presiden SBY dan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.

Foto enam kepala negara yang hadir dalam CTI Summit.
Foto enam kepala negara yang hadir dalam CTI Summit. (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Beberapa meter dari sana ada miniatur gedung tersebut yang terbungkus kaca.

Dua buah lift akan mengantar pengunjung menuju keenam lantai gedung tersebut. 

Di lantai enam, terdapat sejumlah ruangan kecil dan sebuah ruangan yang lebih besar.

Desain ruangan tersebut sangat futuristik dan minimalis.

Turun satu lantai lagi terdapat sebuah aula yang lebih besar.

Keistimewaan aula ini adalah adanya sebuah bulatan yang dilapisi kaca di dinding. Dari kaca itu tampak pemandangan indah kota Manado.

Executive Director CTI CFF Frank Griffin berjanji bakal lebih mendekatkan kantor itu dengan kegiatan kemasyarakatan di  Sulut.

"Akan kita adakan lokasi study untuk masyarakat," kata dia.

Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Tinneke Adam menuturkan, salah satu bagian kantor tersebut kini ditempati Dinas Kelautan dan Perikanan.

Ia menuturkan, saat akan dibangun, Manado dan Bali sempat rebutan untuk dibangun gedung itu.

"Pada akhirnya, gedung itu dibangun di Manado karena memang konferensinya di Manado," kata dia. (Art)

(TribunManado.co.id/Art)

Baca Berita Terbaru Tribun Manado KLIK INI

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved