Pilpres AS
Lawan Trump di Pilpres AS: Approval Rating Biden 42,3 Persen
Approval rating atau tingkat persetujuan kinerja Biden rata-rata di angka 42,3 persen dalam 1.299 jajak pendapat sepanjang 1 Februari 2023 - 4 Juni.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Langkah berat petahana Joe Biden kembali ke Gedung Putih.
Approval rating atau tingkat persetujuan kinerja Biden rata-rata di angka 42,3 persen dalam 1.299 jajak pendapat sepanjang 1 Februari 2023 hingga 4 Juni 2024.
Sedangkan disapproval rating atau tingkat ketidaksetujuan terhadap kandidat dari Partai Demokrat ini di kisaran rata-rata 55,1 persen.
Dibandingkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memiliki approval rating 72 persen menjelang Pilpres 2019, Biden tertinggal jauh.
Dikutip dari The Hill, tingkat penerimaan kinerja Presiden Biden adalah barometer utama sentimen publik.
Ini mencerminkan penerimaan publik terhadap masa jabatan dan kebijakannya.
Baca juga: Biden vs Trump Menuju Pilpres AS 2024: Ke Mana Suara Pemilih Independen?
Ketika Biden memposisikan dirinya untuk dipilih kembali, peringkat persetujuannya diperiksa dengan cermat untuk mengetahui indikasi berlanjutnya dukungan atau keinginan para pemilih untuk melakukan perubahan.
Metrik ini penting untuk memahami iklim politik dan memperkirakan tantangan atau keuntungan yang mungkin dihadapi Biden dalam mengamankan masa jabatannya yang kedua.
Jajak pendapat terbaru pada 4 Juni 2024 versi Rasmussen Reports menunjukkan, bahwa 44 persen dari kemungkinan pemilih AS menyetujui kinerja Presiden Biden dan 54 persen tidak setuju.
Angka-angka terbaru mencakup 23 persen yang sangat menyetujui kinerja yang dilakukan Biden dan 45 persen yang sangat tidak setuju. Ini memberinya peringkat indeks persetujuan presiden sebesar minus 22.
Rasmussen Reports adalah satu-satunya firma opini publik yang diakui secara nasional yang masih melacak peringkat persetujuan pekerjaan Presiden Biden setiap hari.
Untuk mengetahui tren persetujuan pekerjaan jangka panjang bagi presiden, Rasmussen Reports mengumpulkan data pelacakan setiap bulannya.
Rasmussen telah menjadi pionir dalam penggunaan teknik jajak pendapat melalui telepon otomatis, namun banyak perusahaan lain yang masih menggunakan teknologi bantuan operator mereka sendiri.
Hasil pelacakan harian dikumpulkan melalui survei telepon terhadap 300 calon pemilih per malam dan dilaporkan berdasarkan rata-rata lima hari.
Untuk menjangkau mereka yang telah meninggalkan telepon rumah tradisional, Rasmussen menggunakan alat survei online untuk mewawancarai peserta yang dipilih secara acak dari panel demografis yang beragam.
Margin kesalahan pengambilan sampel untuk sampel penuh 1.500 Likely Voters adalah kurang lebih 2,5 poin persentase dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/050624-approve-biden.jpg)