Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Pilpres AS 2024, Analis Politik: Trump on The Track, Biden?

Lima bulan sebelum Pilpres Amerika Serikat atau AS 5 November, petahana Joe Biden berusaha membuntuti elektabilitas Donald Trump.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Mantan Presiden Donald Trump. Lima bulan sebelum Pilpres Amerika Serikat atau AS 5 November, petahana Joe Biden berusaha membuntuti elektabilitas Trump. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Lima bulan sebelum Pilpres Amerika Serikat atau AS 5 November, petahana Joe Biden berusaha membuntuti elektabilitas Donald Trump di negara-negara bagian penting.

Fenomena politik ini tak terlepas dari kenyataan bahwa Trump hampir dijatuhi hukuman pada sidang pidana pertama.

Kecuali Biden dapat mengubah narasi kampanye, Trump bisa menjadi penjahat pertama di Gedung Putih.

Mengapa menghentikan Trump begitu sulit? 

Edward Luce dalam artikelnya berjudul "The Trump train is still on track" dikutip Financial Times menjelaskan, jawaban terpendeknya adalah ketidakpercayaan.
Partai Demokrat sulit membayangkan AS di bawah kepemimpinan Trump lagi. Suatu saat pemilih pasti akan sadar.

Namun belum ada konsensus tentang bagaimana mewujudkan hal ini.

Pada awal tahun ini, kaum liberal yakin bahwa sistem hukum AS akan mengadili Trump atas dakwaan yang lebih mengerikan, terutama upaya untuk menggulingkannya di pemilu.

Berkat Mahkamah Agung AS, peluang tersebut semakin kecil sebelum pemilu bulan November. Vonis bersalah atas kasus uang tutup mulut di New York minggu ini akan menjadi buruk. 

Bahkan di sini pun terjadi kebingungan di kalangan Demokrat. Pada hari Selasa, tim kampanye Biden melanggar keputusan lamanya untuk mengabaikan persidangan Trump dengan mengirimkan Robert DeNiro dan sepasang mantan petugas polisi untuk melaporkannya.

Langkah ini tidak tepat dan buruk. Akan lebih baik menunggu keputusannya; lebih baik lagi tidak melakukannya sama sekali.

Baca juga: Pilpres AS: Persiapan Biden vs Trump Menuju Debat Kandidat

Banyak orang Amerika berpendapat bahwa pengadilan uang rahasia ini bermotif politik. Sikap terbaik adalah tidak memberi kesan seperti itu. 

Satu-satunya orang Demokrat yang tidak pani menjelang bulan November adalah Biden.

Mungkin dia mengetahui sesuatu yang tidak diketahui orang lain.

Biden telah dua kali mengacaukan konsensus para pakar. Dia yakin hattrick adalah miliknya. 

Namun hanya sedikit yang bisa dia lakukan untuk mengatasi rintangan terberatnya. Yang pertama adalah usianya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved